
Jay Idzes. (Instagram @jayidzes)
JawaPos.com - Jay Idzes, bek tangguh Timnas Indonesia, kini menjadi salah satu nama paling menarik dalam bursa transfer Serie A musim panas ini.
Dengan nilai pasar yang mencapai 10 juta euro atau setara Rp 191,5 miliar, pemain berdarah Semarang-Belanda ini menarik perhatian beberapa klub besar Italia, termasuk Udinese yang secara terbuka mengakui minat mereka.
Posisi Jay Idzes sebagai pemain non-Uni Eropa justru tidak menghalangi naiknya nilai pasarnya. Venezia, klub yang saat ini menaunginya, telah menetapkan banderol 10 juta euro untuk melepas sang kapten.
Angka ini bahkan lebih tinggi dari valuasi Transfermarkt yang hanya menaksir harga pasarnya sebesar 7,5 juta euro. Penetapan harga di atas nilai pasar ini mencerminkan betapa pentingnya peran Idzes bagi Venezia.
Sepanjang musim 2024/2025, bek berusia 25 tahun ini tampil dalam 36 pertandingan di semua kompetisi dan bahkan dipercaya mengenakan ban kapten—pencapaian luar biasa bagi pemain yang baru setahun bergabung dengan klub tersebut.
Direktur teknik Udinese, Gianluca Nani, akhirnya memberikan klarifikasi resmi mengenai minat klubnya terhadap Jay Idzes.
Dalam wawancaranya dengan Tutto Mercato Web, Nani mengakui bahwa Idzes memang masuk dalam radar mereka bersama dengan bek Lecce, Kialonda Gaspar.
"Mereka dua bek hebat yang sangat mengenal Serie A. Prioritas kami selalu meningkatkan skuad, dan kedua nama ini termasuk yang kami pantau. Jika ada peluang yang meningkatkan kualitas tim, kami pasti akan mengevaluasinya," ungkap Nani.
Pernyataan ini menegaskan bahwa Udinese serius dalam mengejar jasa Idzes, meskipun mereka juga sedang mengevaluasi opsi-opsi lain untuk memperkuat lini pertahanan mereka.
Dinamika Negosiasi yang Kompleks
Berdasarkan laporan media Italia dalam sebulan terakhir, Udinese sempat mundur dari perburuan Idzes karena menganggap harga 10 juta euro yang ditetapkan Venezia terlalu tinggi. I Friulani awalnya hanya menawarkan 5 juta euro, yang dinilai masih jauh dari ekspektasi klub penjual.
Namun, situasi berubah ketika Udinese mulai melunak dan menaikkan penawaran mereka menjadi kisaran 6-7 juta euro. Meski begitu, gap sekitar 3-4 juta euro masih menjadi tantangan dalam negosiasi kedua belah pihak.
Nani juga memberikan gambaran tentang strategi transfer Udinese secara keseluruhan:
"Kami ingin mendapatkan bek dan striker. Kami sedang mengevaluasi beberapa pemain, beberapa di antaranya sudah pernah bermain di Italia, tetapi ini bukan kondisi eksklusif. Anda mungkin akan terkejut dengan banyaknya kesepakatan yang kami buat. Kami selalu siap mengevaluasi peluang."
Daya Tarik Idzes di Mata Klub Besar

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
