Gol tunggal Federico Bernardeschi (kiri) putus kutukan Renato Dall’Ara. (@Bolognafc1909/X).
JawaPos.com - Bologna meraih kemenangan tipis 1-0 atas Udinese dalam laga Serie A di Stadion Renato Dall’Ara, Bologna, pada Selasa (24/2). Gol tunggal Federico Bernardeschi pada babak kedua menjadi penentu hasil akhir laga.
Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil hati-hati. Udinese sempat memperoleh peluang lebih dulu pada menit keenam melalui Nicolo Zaniolo, tetapi upaya itu masih mampu diblok lini pertahanan tuan rumah. Tim tamu juga harus melakukan pergantian cepat pada menit ke-10 setelah Oumar Solet mengalami cedera dan digantikan Nicolo Bertola.
Bologna perlahan mengambil inisiatif serangan. Serangkaian peluang tercipta pada pertengahan babak pertama, termasuk tembakan Riccardo Orsolini dan Santiago Castro yang masih dapat diamankan kiper Udinese Maduka Okoye. Tekanan tuan rumah juga menghasilkan beberapa situasi sepak pojok, tetapi belum mampu memecah kebuntuan.
Udinese lewat Jakub Piotrowski dan Christian Kabasele mencoba peruntungan lewat tembakan jarak jauh, tetapi belum tepat sasaran. Hingga tambahan waktu dua menit berakhir pada babak pertama, skor kacamata 0-0 masih bertahan.
Memasuki babak kedua, Bologna langsung meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-51, Juan Miranda melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang masih bisa ditepis Okoye. Orsolini dan Jonathan Rowe juga memperoleh peluang emas pada menit ke-54, tetapi lini pertahanan Udinese masih kokoh.
Memasuki menit ke-56, pelatih Bologna melakukan tiga pergantian sekaligus dengan memasukkan Nikola Moro, Federico Bernardeschi, dan Nicolo Cambiaghi guna menambah daya gedor. Keputusan itu terbukti efektif.
Dilansir dari ESPN, petaka bagi Udinese datang pada menit ke-72 setelah Santiago Castro dijatuhkan Jesper Karlstrom di dalam kotak penalti. Wasit sempat meninjau melalui VAR sebelum akhirnya mengesahkan hadiah penalti untuk Bologna pada menit ke-74.
Bernardeschi yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-75. Sepakan kaki kiri Bernardeschi mengarah ke sudut kiri bawah gawang tanpa mampu dijangkau Okoye. Bologna pun unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Udinese meningkatkan tekanan di sisa waktu pertandingan. Beberapa peluang tercipta melalui Piotrowski, Idrissa Gueye, hingga Oier Zarraga. Namun, kiper Bologna, Lukasz Skorupski, tampil sigap dengan sejumlah penyelamatan krusial, termasuk menggagalkan tembakan jarak jauh Piotrowski dan peluang Zarraga di masa tambahan waktu.
Memasuki enam menit injury time, Udinese terus menggempur pertahanan tuan rumah. Upaya terakhir mereka melalui sepakan Gueye masih mampu diblok sebelum akhirnya wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.
Kemenangan itu memastikan Bologna mengamankan tiga poin penting di kandang dan menempati posisi kedelapan klasemen. Sementara itu, Udinese harus pulang dengan kekecewaan setelah menerima kekalahan ketiga mereka secara beruntun dalam lima laga terakhir.
Usai pertandingan, pelatih Bologna Vincenzo Italiano mengaku lega setelah timnya akhirnya mampu meraih kemenangan kandang yang telah lama dinantikan. Vincenzo menyebut hasil atas Udinese menjadi momen penting setelah tujuh laga sebelumnya di Renato Dall’Ara tanpa kemenangan.
Vincenzo juga mengakui pertandingan itu tidak berjalan indah secara permainan, tetapi sang pelatih tetap merasa puas, terlebih karena Federico Bernardeschi mampu mencetak gol penentu kemenangan.
“Akhirnya kami bisa menaklukkan Dall’Ara. Ini bukan pertandingan yang indah, tetapi saya bahagia, juga untuk Bernardeschi yang berhasil mencetak gol,” ujar Vincenzo dikutip dari Sky Sports.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
