
Risto Mitrevski bikin lini belakang Persebaya Surabaya makin tangguh. (Media Persebaya)
JawaPos.com—Persebaya Surabaya mulai menunjukkan arah baru yang menjanjikan di bawah asuhan pelatih Eduardo Perez. Khususnya di lini belakang, duet bek asing asal Balkan membuat Bonek bisa mulai melupakan kepergian Slavko Damjanovic ke Bhayangkara FC.
Dime Dimov dan Risto Mitrevski langsung nyetel dalam skema pertahanan baru Green Force. Keduanya tampil solid saat uji coba internasional melawan Football West All Star di Sam Kerr Football Centre, Perth, Rabu (9/7) malam.
Dalam laga yang dimenangkan Persebaya Surabaya 2-0 itu, pertahanan tetap kokoh meski lawan tampil agresif di babak kedua. Dimov dan Mitrevski menjadi tembok tangguh yang membuat serangan Football West All Star kerap kandas di tengah jalan.
Dimov yang musim lalu tampil konsisten kembali menunjukkan ketenangan dan kecerdasannya dalam membaca permainan. Sementara Mitrevski langsung menunjukkan kelas sebagai bek senior berpengalaman yang tak gampang panik dalam tekanan.
Performa ciamik duo Balkan ini menjadikan Persebaya Surabaya punya modal kuat untuk bersaing di Super League 2025/2026. Apalagi keduanya memiliki karakter pelengkap. Dimov sebagai pemutus serangan, Mitrevski sebagai komando yang mengatur ritme lini belakang.
Ketangguhan dua palang pintu asing ini membuat Bonek mulai move on dari sosok Slavko Damjanovic. Nama bek Montenegro yang sempat jadi idola musim lalu kini mulai tergeser dari memori seiring kuatnya fondasi baru di pertahanan.
Eduardo Pérez tampak sadar kekuatan tim bukan hanya dari lini depan yang produktif. Dia mulai menyusun ulang formasi bertahan yang lebih solid dan agresif, kompatibel dengan skema pressing intens yang jadi ciri khasnya.
Risto Mitrevski menjadi bagian penting dalam rencana itu. Rekrutan dari Dewa United tersebut membawa pengalaman dari 30 laga musim lalu dan kontribusi dua gol, bahkan mencetak tujuh gol dari bola mati di musim sebelumnya.
Mitrevski juga punya kualitas sebagai sweeper dalam formasi tiga bek maupun pemimpin dalam sistem empat bek. Sosoknya menjadi kunci dalam menjaga garis pertahanan tetap disiplin dan kompak.
Sementara itu, Dimov yang sudah lebih dulu bergabung sejak musim lalu, semakin padu dalam skema baru ini. Bek jangkung asal Makedonia ini dikenal kuat dalam duel udara dan punya distribusi bola yang rapi dari belakang.
Perannya tak hanya sebagai tembok pertahanan tapi juga penyalur bola pertama dalam proses build-up. Ketepatan umpannya dari belakang kerap membuka ruang bagi lini tengah untuk bergerak lebih cair.
Kehadiran mereka berdua membuat proses transisi bertahan ke menyerang berjalan lebih efisien. Ini juga berdampak pada stabilitas tim saat menghadapi tekanan lawan di area pertahanan.
Tak hanya duet bek asing, barisan belakang Persebaya Surabaya kini makin lengkap dengan kembalinya Rachmat Irianto. Mantan pemain Persib Bandung itu menjadi tambahan nafas baru sekaligus simbol harapan juara.
Rian, sapaan akrabnya, tak cuma hadir sebagai nostalgia Bonek terhadap pemain lokal. Dia kembali dengan kematangan taktik, pengalaman panjang, serta karakter leadership di atas lapangan.
Eduardo menyukai fleksibilitas Rian yang bisa bermain sebagai bek tengah kanan atau gelandang bertahan. Dia juga punya kemampuan membaca situasi transisi dan menggerakkan blok pertahanan secara dinamis.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
