Bojan Hodak saat hadiri konferensi pers usai pertandingan pembuka Grup B Piala Presiden 2025 melawan Port FC di Stadion. (dok. Persib)
JawaPos.com - Kompetisi Super League 2025/26 bakal menyuguhkan wajah baru dalam hal komposisi pemain asing. PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi resmi menetapkan aturan baru yang mengizinkan setiap klub memiliki hingga 11 pemain asing, di mana 8 di antaranya dapat dimasukkan ke dalam Daftar Susunan Pemain (DSP) saat pertandingan.
Keputusan ini diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT LIB yang digelar di Hotel The Langham, Jakarta, Senin (7/7/2025). Regulasi ini tentu membawa angin segar bagi banyak klub yang ingin meningkatkan daya saing dengan mendatangkan lebih banyak talenta internasional.
Namun, berbeda dengan antusiasme sejumlah tim, pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, justru menunjukkan pendekatan yang lebih konservatif.
Dalam wawancara usai pertandingan Persib kontra Dewa United di ajang Piala Presiden 2025 pada Selasa (8/7), Bojan menyampaikan bahwa ia belum berniat memaksimalkan kuota pemain asing tersebut.
“Saya belum tahu, kami belum bicara. Mungkin saya akan bicara dengan manajemen satu, dua, atau tiga hari ke depan,” ujarnya.
Saat ini, Persib sudah memiliki delapan pemain asing baru yang didatangkan dari berbagai negara, diantaranya adalah Adam Przybek (Kiper/Wales), Patricio Matricardi (Bek tengah/Argentina), Julio Cesar (Bek tengah/Brasil), Luciano Guaycochea (Gelandang/Argentina), Berguinho (Gelandang/Brasil), Wiliam Marcilio (Gelandang/Brasil), Uilliam Barros (Striker/Brasil), Ramon Tanque (Striker/Brasil).
Regulasi 11 pemain asing di Liga Indonesia menemui kritik (dok. Persib)
Hodak menegaskan bahwa komposisi tersebut dinilainya sudah cukup untuk menghadapi musim kompetisi yang akan datang. Meski tak menutup kemungkinan menambah satu nama lagi, Bojan menegaskan bahwa tidak ada urgensi untuk memenuhi kuota hingga 11 pemain asing.
“Menurut saya sekarang sudah cukup. Mungkin kita butuh satu lagi, yang akan kami putuskan minggu depan. Tapi saya tidak berpikir kami akan menggunakan 11 pemain asing,” tambah pelatih asal Kroasia tersebut.
Pendekatan Bojan Hodak ini menegaskan bahwa Persib tetap mengedepankan keseimbangan skuad, bukan sekadar kuantitas pemain asing. Langkah ini juga mencerminkan komitmen tim Maung Bandung untuk memberi ruang bagi pemain lokal berkembang, seiring dengan meningkatnya ekspektasi terhadap klub-klub Liga 1 musim ini.
Dengan regulasi baru yang memberi keleluasaan dalam mendatangkan pemain asing, dinamika Super League 2025/26 diyakini akan semakin menarik. Namun seperti yang ditunjukkan Bojan, efektivitas tim tetap menjadi prioritas utama, bukan hanya soal jumlah.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
