
Malut United bawa tujuh pemain muda asal Malut ikut TC di Jogjakarta. (Abdul Fatah/Antara)
JawaPos.com–Malut United FC resmi memulai pemusatan latihan (TC) di Jogjakarta menjelang bergulirnya kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2025–2026. Para pemain mulai dikumpulkan bersama tujuh pemain muda asal Maluku Utara (Malut).
”Ketujuh pemain muda ini mereka akan bergabung untuk latihan bersama dijadwalkan mulai Minggu (29/6),” kata Wakil Manajer Malut United Asghar Saleh seperti dilansir dari Antara, Minggu (29/6).
Asghar menyatakan, tidak semua pemain langsung bergabung dalam latihan perdana. Sejumlah nama seperti duo Sayuri absen karena baru saja menyelesaikan tugas bersama Timnas Indonesia. Sedangkan Safrudin Tahar, Alwi Slamat, dan Septian David Maulana, masih memperkuat Indonesia All Star dalam ajang Piala Presiden.
Skuad Laskar Kie Raha dijadwalkan berada di Jogjakarta hingga kompetisi Liga 1 resmi dimulai pada 8 Agustus. Dalam TC kali ini, Malut United menunjukkan komitmen dalam pembinaan pemain muda lokal.
Sebanyak tujuh pemain dari Elite Pro Academy (EPA) dipanggil untuk ikut berlatih bersama tim senior. Mereka berasal dari kelompok umur U-20 dan U-18.
Tujuh pemain muda tersebut Muhammad Ariel Kurung asal Kabupaten Pulau Morotai, Aprilian Bernardus, dan Rafael Salmon dari Kabupaten Halmahera Barat. Kemudian Rey Reishard (Kota Ternate) serta Mardani Majid asal Kota Tidore Kepulauan. Sementara Faisal Ade, pemain EPA U-16 asal Tidore Kepulauan yang kini menjalani TC Timnas U-17.
Tidak hanya itu, Malut United juga memberikan kesempatan bagi satu pemain muda berusia 14 tahun, Muhamad Farass S. Sangaji dari SSB Indonesia Muda, untuk ikut TC.
”Farass kami panggil atas rekomendasi tim pelatih yang menilai dia punya potensi besar untuk berkembang menjadi pemain profesional,” terang Asghar.
Asghar menegaskan, pemanggilan ini selaras dengan filosofi klub yang menjunjung tinggi kesempatan bagi semua pemain tanpa memandang usia.
”Di Malut United, semua pemain sama. Siapa pun yang berlatih tekun dan menunjukkan potensi akan diberi kesempatan untuk bermain, terutama pemain muda,” tandas Asghar.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
