Pemain Persik Kediri Yusuf Meilana di sela latihan di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur. (ANTARA/ Asmaul)
JawaPos.com - Manajemen Persik Kediri, Jawa Timur, masih mempertahankan Yusuf Meilana untuk menjadi bagian dari tim pada kompetisi Liga 1 musim 2025/2026, yang akan berlangsung mulai Agustus, dikutip dari ANTARA.
Yusuf pun memilih tetap bergabung dengan Persik Kediri di kompetisi ini, salah satu alasannya adalah karena ingin dekat dengan keluarga.
"Banyak pertimbangan juga termasuk anak. Dan mungkin rezeki saya masih di sini (Persik Kediri)," katanya di Kediri, Jumat (27/6).
Yusuf telah bergabung dengan Persik sejak 2017 hingga sekarang, sehingga ia menjadi salah satu pemain senior di klub sepak bola berjuluk "Macan Putih" ini.
Ia merasa senang bisa bergabung dengan Persik. Bahkan, pinangan tim lain pun juga ditolaknya kendati tim yang meminangnya itu ada yang pernah menjadi juara Liga 1.
"Ada empat tim (yang meminang), itu ada yang sempat juara Liga 1 juga," kata dia.
Ia juga senang dengan pelatih baru Ong Kim Swee (OKS). Sebagai pemain sepak bola, dia tidak sulit untuk menyesuaikan diri dengan pelatih baru.
"Pelatih bagus, juga disiplin. Kalau posisi saya ternyaman di sayap kiri, tapi juga siap dipasang di belakang," kata dia.
Pada musim lalu, Yusuf mencatatkan 29 pertandingan bersama Persik Kediri dan mencetak satu gol dan dua assist. Ia berharap di musim ini bisa bermain lebih bagus lagi.
"Semoga pada musim ini saya dapat memberikan kontribusi lebih baik lagi untuk Persik Kediri," kata dia.
Manajer Persik Kediri Mochamad Syahid Nur Ichsan mengakui sudah ada beberapa nama pemain yang direkrut dan diumumkan. Namun, untuk pemain asing masih belum.
"Ada beberapa nama pemain yang sudah kami umumkan dan ada beberapa rekomendasi, akan kami lihat seperti apa," kata dia.
Selain Yusuf Meilana, Persik mempertahankan sejumlah pemain lainnya seperti Mochammad Supriadi. Ia telah bergabung dengan Persik Kediri sejak 2023, setelah sebelumnya bermain di Persebaya Surabaya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
