Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Juni 2025 | 05.24 WIB

Pelatih Vietnam Jagokan Timnas Indonesia di Piala AFF U-23, Begini Respons Gerald Vanenburg

Pelatih Timnas  Indonesia U-23 Gerald Vanenburg. (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Pelatih Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com-Pelatih Vietnam Kim Sang Sik menjagokan Timnas Indonesia U-23 untuk meraih juara Piala AFF U-23 2025. Pengakuan ini datang dengan alasan yang cukup logis mengingat Indonesia bertindak sebagai tuan rumah dan memiliki sejumlah keunggulan kompetitif.

Pelatih Vietnam tersebut secara khusus menyoroti kelebihan Skuad Garuda dalam aspek kekuatan fisik dan kecepatan yang dinilai superior dibanding tim-tim lain. Status sebagai tuan rumah juga memberikan keuntungan psikologis dengan dukungan penuh dari suporter lokal.

Menanggapi itu, pelatih timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg menunjukkan sikap profesional. Pelatih asal Belanda ini memilih untuk tidak terbawa euforia dan tetap bersikap realistis terhadap tantangan yang akan dihadapi.

"Saya tidak berkata apa-apa tentang itu. Apa yang bisa saya lakukan dengan hal ini? Kita harus mulai dengan memenangkan permainan untuk mencapai final," ungkap Vanenburg dengan tenang ketika diminta merespons pelatih Vietnam.

Vanenburg menegaskan pentingnya konsistensi dalam setiap laga. "Dan jika kita tidak menang, kita akan tersingkir," tandas Gerald Vanenburg.

Pernyataan sederhana namun mengandung makna mendalam tentang realitas sepakbola yang tidak mengenal kompromi. Dengan latar belakang sebagai mantan pesepak bola profesional, Vanenburg memahami betul bahwa prediksi dan ekspektasi tidak akan mengantarkan tim ke puncak tanpa kerja keras nyata.

Dia berharap anak asuhnya dapat mempertahankan fokus dan menunjukkan performa terbaik di setiap pertandingan.

"Jadi, semua orang bisa berkata, saya sudah memainkan banyak permainan sebelumnya, tapi jika kita kalah, kita akan tersingkir. Jadi kita harus menang setiap permainan," tegas Vanenburg menekankan pentingnya pendekatan match-by-match.

Strategi mental Vanenburg sangat jelas, mengabaikan semua noise dari luar dan berkonsentrasi penuh pada persiapan internal tim. Pelatih 61 tahun ini memilih untuk tidak terpengaruh dengan berbagai spekulasi dan prediksi yang beredar.

"Saya tidak peduli dengan siapa yang jadi lawan kita. Jika kita kalah, kita akan tersingkir. Jadi, fokus harus di sana. Dan semua orang akan berkata, tapi saya tidak peduli. Karena saya harus bersiap-siap dengan tim saya sendiri," kata Vanenburg.

Respons Gerald Vanenburg ini menunjukkan kedewasaan seorang pelatih berpengalaman yang memahami bahwa kesuksesan di lapangan hijau hanya bisa diraih melalui kerja keras. Bukan melalui status favorit atau prediksi media.

Sikap humble namun percaya diri ini diharapkan dapat menular kepada para pemain dan menjadi fondasi mental yang kuat menuju Piala AFF U-23 2025.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore