Bruno Moreira saat cetak gol untuk Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia musim lalu. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya akan memulai era baru di Liga 1 Indonesia 2025/2026 bersama pelatih anyar Eduardo Perez. Harapan besar pun disematkan agar penyakit lama di era Paul Munster tidak kembali terulang.
Di musim lalu, Persebaya Surabaya memang berhasil menutup kompetisi dengan cukup baik lewat koleksi 56 poin dan menempati peringkat keempat klasemen akhir.
Namun, ada catatan yang tak bisa diabaikan: ketergantungan mencetak gol hanya pada segelintir pemain.
Kondisi itu menjadi alarm yang harus segera diatasi oleh Eduardo Perez jelang musim kompetisi baru. Persebaya Surabaya harus tampil sebagai tim yang lebih merata dan kolektif dalam urusan membobol gawang lawan.
Statistik musim lalu membuktikan Persebaya Surabaya sangat tergantung pada tujuh pemain untuk urusan mencetak gol.
Dari total 41 gol yang dicetak sepanjang musim, mayoritas berasal dari Bruno Moreira, Flavio Silva, dan Francisco Rivera.
Bruno Moreira menjadi top skor tim dengan torehan 10 gol, diikuti Flavio Silva (9 gol) dan Francisco Rivera (8 gol).
Sementara empat nama lainnya yaitu Mohammed Rashid (6 gol), Malik Risaldi (4 gol), Kasim Botan (1 gol), dan Rizky Dwi (1 gol).
Dengan hanya tujuh pemain yang menyumbang gol selama semusim penuh, Persebaya Surabaya menjadi klub dengan jumlah pencetak gol paling sedikit di antara seluruh kontestan Liga 1.
Bahkan tim-tim lain yang finis di bawah Green Force memiliki distribusi gol yang lebih baik.
Malut United misalnya, mencetak 47 gol dengan kontribusi dari 16 pemain berbeda. Sementara PSM Makassar dan Borneo FC juga menyebar gol mereka ke 14 dan 13 pemain berbeda.
Persik Kediri, PSIS Semarang, Barito Putera, hingga PSBS Biak juga menunjukkan distribusi gol yang lebih sehat dengan masing-masing mencatat 13 pemain yang mampu mencetak gol.
Ini adalah sinyal jelas Persebaya Surabaya tertinggal dalam aspek kedalaman produktivitas tim.
Data sebaran gol tim Liga 1 Indonesia 2024/2025. (JawaPos.com)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
