Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 Juni 2025 | 16.12 WIB

Memori Berkesan Pelatih Persebaya Surabaya Eduardo Perez di Liga Indonesia: Ke Stadion Naik Kendaraan Taktis Barracuda!

Pelatih Persebaya Surabaya Eduardo Perez saat menaiki barracuda kala masih jadi asisten pelatih Persija Jakarta. (Manugalera)

JawaPos.com — Menjadi pelatih sepak bola di Indonesia bukan hanya soal taktik dan strategi di lapangan, tapi juga soal nyali. Eduardo Perez, pelatih kepala Persebaya Surabaya, pernah mengalami langsung panasnya atmosfer sepak bola Indonesia hingga harus diantar ke stadion menggunakan kendaraan taktis Barracuda.

Pelatih asal Spanyol itu menyebut momen naik Barracuda menuju stadion sebagai salah satu pengalaman paling mendebarkan dan berkesan selama kariernya.

Ketika Persebaya Surabaya bertanding dalam laga panas, suasana bisa memanas hingga pengamanan ekstra diperlukan demi keselamatan tim.

Menurut Eduardo, kendaraan lapis baja itu hanya muat untuk delapan orang, namun pada momen tertentu ia dan lima stafnya harus berdesakan di dalamnya.

“Ada banyak persaingan antar-penggemar di sini, dan kami harus pergi ke pertandingan dengan tank (Barracuda). Tank itu muat untuk delapan orang, dan kami akan pergi ke lapangan dengan lima atau enam orang,” ujar Eduardo Perez dikutip dari Manugalera.

Ia bahkan tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi jika tidak naik kendaraan tersebut karena ribuan suporter sudah menunggu di luar stadion.

“Dan orang-orang menunggu kami di luar, dan saya tidak tahu apa yang akan terjadi jika kami tidak masuk ke dalam tank.”

Setelah pertandingan usai, ketegangan belum selesai. Mereka harus cepat-cepat keluar karena fans bisa melompat ke lapangan dan situasi bisa jadi tak terduga.

“Setelah pertandingan, kami harus berlari cepat karena orang-orang akan melompat ke lapangan, dan Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi.”

“Kami mengalami beberapa ketakutan, bahkan dengan penggemar kami sendiri. Ketika Anda kalah atau seri dalam pertandingan, itu rumit.”

Bahkan, Eduardo mengaku pernah mengalami mobilnya diguncang suporter setelah timnya gagal menang. Namun, di sisi lain, ia juga sering disambut hangat, bahkan diminta foto bersama saat berjalan di jalanan kota.

“Suatu hari mereka bahkan mengguncang mobil kami. Tentu saja, di hari lain mereka akan menghentikan Anda di jalan dan mengambil gambar,” pungkasnya.

Fanatisme luar biasa dari Bonek dan pendukung sepak bola Indonesia justru membuat Eduardo semakin jatuh cinta pada negara ini.

Baginya, berada di tengah stadion yang dipenuhi 80.000 penonton adalah pengalaman tak ternilai, apalagi sebagai mantan pemain yang dulu hanya berlaga di divisi bawah Spanyol.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore