Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 Juni 2025 | 03.11 WIB

Gaji Tertunda sejak Januari 2025, Charlie Scott Laporkan Semen Padang ke NDRC Indonesia

Charlie Scott saat mengenakan seragam Semen Padang (dok. Semen Padang FC) - Image

Charlie Scott saat mengenakan seragam Semen Padang (dok. Semen Padang FC)

JawaPos.com - Kabar mengejutkan datang dari salah satu lini bertahan Semen Padang, Charlie Scott yang mengaku belum dibayar selama menjadi pemain. Usai tidak menerima gaji dari Semen Padang, Charlie akhirnya mengklarifikasi pernyataannya dalam akun instagram resminya yang diunggah pada Selasa, (3/6).

Pada posting-an itu, dia menyampaikan bahwa klub asal Padang tersebut belum memberikan haknya sejak 31 Januari 2025. "Sebelum saya berpisah dengan klub ini, kami telah menyepakati jumlah guna penyelesaian pemutusan kontrak lebih awal. Pembayaran gaji saya jatuh tempo pada 31 Januari, namun mereka belum memberikan hak saya," tulis Charlie dikutip dari laman instagram pribadinya, Selasa (3/6).

Mengetahui bahwa gajinya belum terbayarkan sejak Januari lalu, bek berkebangsaan Britania Raya tersebut memutuskan untuk melaporkan kepada Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), sebagai bentuk mewakilkan dirinya agar dapat menghubungi Semen Padang terkait pembayaran gajinya yang telah lewat batas waktu.

Kemudian, pemain berusia 27 tahun ini menjelaskan melalui postingannya, bahwa pihak manajemen Semen Padang berjanji akan melunaskan pembayaran gajinya pada akhir Mei atau awal Juni.

"Semen Padang berjanji kepada saya, bahwa akan menyelesaikan pembayaran paling lambat akhir Mei atau awal Juni" jelas dia.

Menanggapi respons atas permintaan itu, Charlie bersama APPI mendesak pihak manajemen klub untuk segera menyelesaikan pembayaran tersebut. "Saya dan APPI meminta Semen Padang untuk melunasi kewajiban paling lambat pada 2 Juni 2025," terangnya.

Dalam keterangan Charlie pada posting-an instagramnya, kembali mempertegas bahwa masa pembayaran hak gajinya yang ditekankan kepada pihak manajemen untuk segera dilunasi pada 2 Juni kemarin, hingga saat ini klub belum memiliki itikad baik.

"Hari ini, tanggal 2 Juni 2025 telah berlalu dan saya masih belum juga menerima hak yang telah lama tertunggak sejak 31 Januari lalu" tegasnya.

Akhirnya Scott akan mendesak permasalahan pembayaran gajinya kepada NDRC Indonesia, yang merupakan sebuah lembaga penyelesaian sengketa di tingkat nasional yang diakui oleh FIFA. "Sesuai ketentuan, kami akan masalah ini ke NDRC Indonesia," tulis Charlie.

Menutup klarifikasinya, Charlie Scott merasa sedih atas pembayaran yang tertahan oleh klub Semen Padang sejak Januari lalu. Lalu, ia juga merasa sedih karena klub telah memberikan bonus sejumlah ratusan juta rupiah, namun pembayaran haknya belum diterima sama sekali.

Kemudian, ia akan terus berjuang hingga haknya berhasil dituntaskan oleh pihak klub Semen Padang demi memenuhi kebutuhan keluarga inti. "Yang bikin saya sedih banget adalah mereka telah memberikan bonus ratusan juta rupiah, namun membayar kewajiban kepada saya tidak bisa?" ungkapnya dengan perasaan sedih.

"Saya memiliki keluarga, istri dan anak perempuan berusia dua bulan. Saya akan berjuang setiap sen-nya sesuai dengan tanda tangan kontrak di awal. Uang itu hak saya dan tidak akan berhenti sebelum berhasil mendapatkannya," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore