
Latihan TC Timnas Indonesia di Bali hari kedua (Dok. Ewin Setyo/Bali United)
JawaPos.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir merespons isu mengenai kebijakan naturalisasi Timnas Indonesia yang mendapat kritik dari berbagai pihak, termasuk sejumlah media asing. Dia menilai hal itu sebagai sesuatu yang lumrah dan merasa tak ada yang salah.
Kebijakan naturalisasi kembali jadi sorotan jelang Timnas Indonesia menjalani dua laga terakhir grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Terdekat, Garuda bakal menjamu Tiongkok pada 5 Juni 2025.
Selain krusial dan menentukan, pertandingan itu menarik perhatian karena kedua tim menggunakan pemain naturalisasi.
Timnas Indonesia diperkuat belasan pemain seperti Thom Haye, Nathan Tjoe-A-On, Maarten Paes, Joey Pelupessy, dan sejumlah pemain abroad lain.
Sementara Tiongkok memiliki tiga pemain naturalisasi yang masuk skuad. Mereka adalah Serginho, Jiang Guangtai, dan Yang Mingyang.
Erick Thohir pun menanggapi dengan santai kritikan soal naturalisasi itu. Dia enggan mempermasalahkannya karena memang program naturalisasi diizinkan oleh FIFA.
"Ya enggak apa-apa pakai naturalisasi, karena memang selama itu aturan FIFA, itu hal yang lumrah," kata Erick Thohir di Jimbaran, Bali.
Erick menjelaskan, program naturalisasi Timnas Indonesia berbeda dengan negara lain. Seluruh pemain yang diproses dan ada dalam skuad sekarang memiliki darah Indonesia.
Erick pun menyatakan Indonesia harus bangga terhadap hal itu. Sebab. banyak negara lain yang menaturalisasi pemain yang tak ada hubungan dan darah negaranya sama sekali.
Termasuk Tiongkok, di mana mereka punya empat pemain naturalisasi asal Brasil, yakni Serginho, Fernandinho, Alan, dan Elkeson. Tapi hanya Serginho yang akan diangkut pelatih Branko Ivankovic untuk melawan Timnas Indonesia.
Sementara untuk dua pemain naturalisasi Tiongkok lain yang masuk dalam skuad, Jiang Guangtai dan Yang Mingyang punya darah Tiongkok.
Jiang Guangtai atau yang juga dikenal dengan Tyias Browning memiliki darah Tiongkok dari kakeknya yang hijrah ke Macclesfield, Inggris. Sedangkan Yang Mingyang memiliki hubungan darah melalui ayahnya yang berasal dari ibunya.
"Kita harus banggakan pemain naturalisasi Indonesia berdarah Indonesia. Beda dengan negara-negara lain yang selalu misalnya mendiskreditkan Timnas Indonesia," ucapnya.
"Mereka melakukan naturalisasi, tapi tidak ada darahnya (negara) mereka. Kalau kita jelas ada darah kita, itu yang kita patut bangga," sambung Erick.
Karena itu, bila negara lain menyindir Timnas Indonesia terkait program naturalisasi, maka tak perlu dipermasalahkan.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
