
Persebaya Surabaya siap datangkan gerbong pelatih baru musim depan. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya bersiap melakukan revolusi besar di tubuh tim pelatih demi membidik prestasi lebih tinggi pada Liga 1 Indonesia 2025/2026.
Tak sekadar mengganti pelatih kepala, Green Force juga tengah menyiapkan paket lengkap staf kepelatihan anyar dari luar negeri.
Langkah ini diambil menyusul hasil kurang maksimal yang dicapai musim ini, di mana Persebaya Surabaya hanya finis di posisi keempat klasemen akhir dengan 56 poin.
Kekalahan 1-3 dari Bali United di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (23/5/2025), menjadi penutup yang pahit sekaligus alarm untuk berbenah total.
Direktur Operasional Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi, menegaskan evaluasi akan dilakukan menyeluruh terhadap seluruh elemen tim. Mulai dari pelatih, pemain, hingga ofisial tim akan dievaluasi secara objektif berdasarkan pencapaian musim ini.
Candra menyebut target ke depan tidak bisa hanya mengulang pencapaian sebelumnya, tapi harus jauh lebih baik. Maka dari itu, manajemen merasa perlu untuk melakukan perubahan besar, khususnya di sektor kepelatihan.
“Tidak hanya pelatih, seperti yang saya katakan tadi, artinya semua bagian dari tim itu kan ada pelatih, pemain, official, dan mungkin coaching staff yang lain nanti kita semuanya melakukan evaluasi,” ujar Candra.
“Tapi dasarnya adalah prestasi kami tahun lalu, prestasi kami tahun ini. Tentu ke depan Persebaya punya target yang lebih baik lagi dari musim ini. Mangkanya perlu ada hal yang akan kami perbaiki semuanya.”
Langkah awal perubahan ini ditandai dengan berakhirnya kerja sama Persebaya Surabaya dan pelatih kepala Paul Munster. Pelatih asal Irlandia Utara itu hanya menukangi Green Force sejak Januari 2024 hingga akhir musim ini.
Selama masa kepemimpinannya, Paul Munster menghadirkan beberapa momen impresif, namun belum cukup untuk membawa Persebaya Surabaya ke posisi puncak.
Perpisahan ini pun menjadi momentum penting untuk membuka era baru dalam proyek jangka panjang Persebaya Surabaya.
Menariknya, pengganti Munster tak akan datang sendirian. Manajemen telah mengonfirmasi pelatih kepala baru akan hadir satu paket bersama tim kepelatihannya dari luar negeri.
Paket tersebut kemungkinan besar berisi asisten pelatih, pelatih fisik, analis pertandingan, hingga pelatih kiper yang berasal dari negara yang sama. Tujuannya adalah membentuk kesatuan visi, strategi, serta metode kepelatihan yang lebih solid dan modern.
Strategi ini dinilai lebih efisien dan mampu mempercepat proses adaptasi tim dengan sistem baru yang diterapkan. Selain itu, komunikasi antar staf pelatih pun akan berjalan lebih efektif karena memiliki latar belakang yang sama.
Persebaya Surabaya juga mempertimbangkan kompetisi yang akan dihadapi musim depan tak hanya Liga 1, tapi juga potensi tampil di turnamen antar klub Asia Tenggara.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
