PSS Sleman vs Madura United (Dok. Antara)
JawaPos.com - Harapan masih menyala bagi PSS Sleman. Tim berjuluk Super Elja itu bersiap menghadapi laga krusial melawan Madura United pada Sabtu (24/5) mendatang. Bukan sekadar pertandingan biasa, duel ini jadi penentu nasib mereka di Liga 1 musim depan.
Presiden Direktur PT Putra Sleman Sembada (PSS), Gusti Randa, menegaskan bahwa seluruh pemain sudah diberi instruksi untuk tampil total di laga yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan nanti. Semangat bertarung dan mental baja jadi harga mati bagi skuad Super Elja.
“Kami akan bermain fight dan kami akan menang,” tegas Gusti Randa, mengutip dari Radar Jogja, Rabu (21/5).
Manajemen tetap memegang asa agar PSS Sleman tidak terjerembab ke jurang degradasi. Kemenangan atas Madura United jadi jalan satu-satunya untuk tetap bernapas di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Sinyal positif juga datang dari kubu pelatih. Pieter Huistra menyebut anak asuhnya dalam kondisi optimal untuk meladeni perlawanan Laskar Sape Kerrab. Menariknya, Super Elja bisa tampil dengan kekuatan penuh.
“Kami tidak punya pemain akumulasi dan cedera. Saya menjadi pelatih yang bahagia. Tapi, satu-satunya masalah sekarang saya yang harus memilih pemain untuk tampil,” kata pelatih asal Belanda itu.
Dalam laga terakhir Liga 1 musim 2024/2025 ini, PSS Sleman tidak hanya dituntut menang. Mereka juga harus berharap hasil buruk dialami Semen Padang FC. Jika tim Kabau Sirah – julukan Semen Padang – bisa menahan atau mengalahkan Arema FC, maka apapun hasil PSS Sleman tak akan berarti.
Super Elja kini benar-benar berada di ujung tanduk. Satu langkah keliru, maka mereka akan menyusul PSIS Semarang yang lebih dulu dipastikan turun kasta.
Kini, semua mata tertuju ke dua laga yang akan digelar serentak. Apakah Super Elja mampu selamat dan tetap bertahan di Liga 1? Atau justru harus kembali menapaki kerasnya Liga 2? Jawabannya akan tersaji akhir pekan ini.
Madura United Ingin Balas Dendam
Namun, di balik tensi tinggi dari kubu PSS Sleman, Madura United justru berada di posisi yang lebih tenang. Tim asuhan Alfredo Vera sudah aman dari zona degradasi. Meski begitu, pelatih asal Argentina tersebut tetap ingin menutup musim dengan manis, memberikan hadiah kemenangan bagi suporter di kandang sendiri.
“Mungkin pertandingan bagi kami tidak terlalu ada tekanan. Tapi, kami main pertandingan terakhir di kandang, kami berusaha mendapat tiga poin untuk suporter yang datang,” kata Alfredo Vera saat jumpa pers jelang laga, Jumat (23/5/2025).
PSS Sleman saat ini berada di zona merah bersama Barito Putera dan PSIS Semarang. Mereka sama-sama mengoleksi 31 poin. Namun, harapan masih ada, bergantung pada hasil laga Semen Padang melawan Arema FC.
Jika Semen Padang meraih kemenangan, maka peluang Super Elja dan Barito Putera untuk bertahan akan sirna. Sebaliknya, jika Semen Padang tumbang, maka pintu selamat kembali terbuka lebar.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
