Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Mei 2025 | 17.37 WIB

Mengenal Simon Tahamata, Kepala Pencari Bakat Timnas Indonesia dengan Segudang Prestasi

Simon Tahamata kala berseragam Ajax Amsterdam. (ig. Simon Tahamata) - Image

Simon Tahamata kala berseragam Ajax Amsterdam. (ig. Simon Tahamata)

JawaPos.com–Dikutip dari kanal instagram thegaruda.id, mengklaim bahwa Simon Tahamata resmi bergabung menjadi Kepala Pencari Bakat Timnas Indonesia.

Hal ini sontak mencuri perhatian Arya Sinulingga, anggota eksekutif PSSI yang menyatakan kepada para pecinta sepak bola Indonesia harus sabar mendengar kabar baik ini. "Tunggu saja," kata Arya.

Sebelumnya, Simon Tahamata telah banyak mengukir sejarah gelar juara selama dia menjadi pemain. Melansir melalui transfermarkt, Simon Tahamata lahir pada 26 Mei 1956, Vught, Belanda. 

Awal mula meniti karir di klub pertama, yaitu Ajax Amsterdam sebagai maestro sayap kiri untuk kelas senior. Pada musim 1976/1977, dia berhasil membawa gelar Dutch Champion bersama tim asal Belanda tersebut, begitupun era 1978 sampai 1980-an, Simon kembali memboyong trofi serupa sebanyak dua kali.

Sebelum itu, era musim 1978/1979, dia membawa gelar juara trofi Dutch Cup Winner bersama klub asal Ibu kota Belanda tersebut. Kemudian, pada 14 Juli 1980 Simon memutuskan pindah ke Belgia membela klub Standard Liege dengan biaya transfer kala itu sebesar 7,82 miliar rupiah.

Bersama klub asal Belgia tersebut Simon memborong beberapa trofi bergengsi. Seperti gelar juara Belgian Cup Winner sebanyak satu pada 1981.

Kemudian pada 1980 hingga 1983 membawa trofi Intertotot Cup Winner tiga kali beruntun. Lalu terakhir pada musim 1983/1984, dia kembali meraih penghargaan bersama Standard Liege sebagai juara Belgian Super Cup Winner sebanyak satu kali.

Pada 1984, Simon kembali ke Belanda. Dia memakai seragam klub Feyenoord Rotterdam. Kemudian sisa karir sepak bola pria kelahiran Belanda, ini dihabiskan pada liga Belgia, yang membela VAC Beerschot dan Germinal Ekeren. Simon Tahamata memutuskan gantung sepatu pada 1 Juli 1996.

Setelah pensiun dari lapangan hijau sebagai pemain, dia dipercayakan sebagai pelatih tim junior klub Standard Liege sejak 1 Juli 1996 hingga 30 Juni 2000. Pada tahun yang sama, dia menjadi pelatih tim junior klub asal Belgia Germinal Beerschot. Karir pelatih di klub ini dimulai pada 1 Juli 2000 hingga 30 Juni 2004.

Belanjut pada musim 2004/2005, Simon menjadi pelatih teknik untuk klub Ajak Youth (junior) dimulai sejak 1 Juli 2004 hingga 30 Juni 2009. Selanjutnya, 1 Juli 2009 hingga 30 Juni 2014, Tahamata menjadi pelatih junior klub asal Arab Saudi, yaitu Al-Ahli.

Pengalaman masa kepelatihan Simon terakhir, dia kembali menjadi pelatih teknik klub asal Belanda bagian junior yaitu Ajax Youth, sejak 1 Oktober 2014 hingga 29 Februari 2024.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore