Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Mei 2025 | 02.30 WIB

Pengamat Sepak Bola Belanda Soroti Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers, Kenneth Perez: Si Bodoh dan Sok Hebat

Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers saat menghadapi Tiongkok. (Dok. AFC) - Image

Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers saat menghadapi Tiongkok. (Dok. AFC)

JawaPos.com- Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, mendapat sorotan tajam dari pengamat sepak bola asal Belanda, Kenneth Perez. Pemain FC Twente itu dinilai tampil buruk saat timnya tumbang 0-2 dari Ajax Amsterdam dalam lanjutan pekan ke-34 Eredivisie 2024/2025, Minggu (18/5) di Johan Cruyff ArenA, Amsterdam.

Ajax yang tampil agresif berhasil mencetak dua gol melalui Jordan Henderson pada menit ke-28 dan Wout Weghorst di penghujung laga, tepatnya pada menit ke-90. Kekalahan tersebut memperpanjang catatan buruk FC Twente saat berhadapan dengan raksasa Belanda tersebut.

Mees Hilgers menjadi sorotan utama atas kegagalannya menjaga lini pertahanan dengan baik. Kenneth Perez, yang merupakan mantan pemain FC Twente dan Ajax Amsterdam, melontarkan kritik pedas terhadap Hilgers. Perez menilai kesalahan Hilgers di babak pertama berkontribusi besar pada lahirnya gol pertama Ajax.

"Gol itu berasal dari pelanggaran yang dilakukan oleh si, maaf untuk mengatakannya, si bodoh Hilgers," ujar Perez.

"Seorang bek harus menggunakan otaknya. Dia benar-benar tidak waras. Saya menduga Hilgers merasa dirinya hebat sekali," tambahnya.

Tidak hanya itu, Perez juga menyinggung peran Timnas Indonesia yang dianggap memengaruhi performa Hilgers. Ia menyebut sejak Hilgers membela Timnas Indonesia, pemain muda itu tampak kehilangan fokus dan bermain tanpa kecerdasan di lini pertahanan.

"Saya tidak tahu apa yang terjadi padanya sejak dia menjadi pemain internasional untuk Indonesia. Dia merasa dirinya adalah bintang dunia. Lihat betapa kuatnya saya. Dia kehilangan setiap bola dari (Brian) Brobbey," ungkap Perez.

Dalam pertandingan tersebut, Hilgers hanya dimainkan pada babak pertama sebelum akhirnya ditarik keluar dan digantikan oleh Alec van Hoorenbeeck di babak kedua. Keputusan itu dinilai sebagai langkah tepat oleh Perez yang menilai Hilgers tidak mampu mengimbangi permainan cepat para penyerang Ajax.

Bagi sebagian orang, nama Kenneth Perez mungkin masih asing. Pria kelahiran 24 Agustus 1974 ini merupakan mantan pesepakbola profesional asal Denmark yang kini aktif sebagai pengamat dan komentator sepak bola di Belanda. Kariernya di lapangan hijau cukup gemilang, khususnya di Liga Belanda.

Selama kariernya, Perez berhasil meraih tiga trofi bergengsi, yaitu Piala Denmark 1996-1997 bersama FC Copenhagen, Piala Super Belanda 2006 saat berseragam Ajax Amsterdam, dan Liga Belanda 2009-2010 bersama FC Twente. Menariknya, Perez turut menjadi bagian dari sejarah FC Twente saat klub itu meraih satu-satunya gelar Eredivisie sepanjang sejarah.

Mees Hilgers (tengah). (Dok. PSSI)

Kritik Perez terhadap Hilgers bisa jadi cerminan ekspektasi tinggi publik Belanda terhadap bek muda tersebut, terutama setelah dirinya memutuskan membela Timnas Indonesia. Namun, tekanan ini tentu menjadi ujian bagi Hilgers untuk membuktikan kapasitasnya sebagai bek tangguh di kancah Eropa dan internasional.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore