Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Mei 2025 | 23.05 WIB

PSSI Go International! Sanksi 12 Bulan Kapten PSM Makassar Yuran Fernandes Jadi Sorotan Dunia, Netizen Sindir Kinerja Komdis

Pemain PSM Makassar Yuran Fernandes. (Instagram Yuran Fernandes) - Image

Pemain PSM Makassar Yuran Fernandes. (Instagram Yuran Fernandes)

JawaPos.com- Bek dan kapten PSM Makassar Yuran Fernandes resmi dijatuhi sanksi 12 bulan tidak boleh beraktivitas di sepak bola Indonesia. Sanksi tersebut diberikan Komite Disiplin PSSI (Komdis) akibat kritik yang diberikan Yuran Fernandes setelah laga melawan PSS Sleman, pada 3 Mei lalu.  

Sanksi tersebut cukup mengagetkan, terutama bagi PSM Makassar. Pasalnya, Yuran Fernandes sempat hadir di konferensi pers menjelang laga melawan Malut United saat tanggal 10 Mei dan setelah itu sanksi dari Komdis diberikan. 

Bahkan, di sosial media, netizen juga mempertanyakan sanksi 12 bulan kepada Yuran Fernandes. Mereka juga memberikan dukungan kepada sang pemain dengan menaikkan tagar #KamiBersamaYuran. 

Sanksi yang didapatkan Yuran Fernandes juga menarik perhatian dari Federasi Internasional Asosiasi Pesepakbola Profesional (FIFPro). Organisasi tersebut merupakan serikat pemain sepak bola sedunia yang melibatkan lebih dari 28.000 pesepak bola profesional dari seluruh penjuru dunia di 70 negara. 

Dalam postingan Instagram resmi FIFPro, Jumat (16/5) mereka menyayangkan bahwa Yuran Fernandes mendapatkan sanksi hanya karena memberikan kritik. "FIFPro meyakini bahwa semua pesepak bola profesional memiliki hak untuk dapat mengekspresikan pendapat mereka," tulisnya di caption postingan tersebut. 

FIFPro juga menyampaikan kekhawatirannya pada sanksi 12 bulan yang diberikan kepada bek asal Tanjung Verde tersebut. "Oleh karena itu kami sangat khawatir tentang adanya sanksi yang sangat keras dan tidak proporsional yang diberikan kepada Yuran Fernandes, yang membuatnya tidak dapat bekerja sebagai pesepak bola di Indonesia selama 12 bulan dan juga ditambah dengan denda uang," tulis FIFPro di akhir caption. 

Postingan tersebut mendapatkan 717 komentar yang diantaranya dari netizen Indonesia. Beberapa dari mereka ada yang menyindir bahwa sepak bola Indonesia kembali mendunia. 

"Komdis PSSI go internasional," tulis salah satu netizen di postingan FIFPro. "Hasil kerja Komdis sukses jadi perhatian internasional," tulis netizen yang lainnya dengan emoji tepuk tangan. 

Selain itu, netizen juga berterima kasih kepada FIFPro karena sudah bersuara tentang sanksi yang diberikan kepada Yuran Fernandes. "Terima kasih banyak kepada FIFPro karena telah memperjuangkan hal ini. Kami percaya bahwa setiap pemain sepak bola berhak mendapatkan kebebasan untuk berbicara tanpa rasa takut, tekanan, atau ancaman," tulis komentar netizen.  

Yuran Fernandes (tengah). (Dok. Antara)

Sementara dari APPI sebagai Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia, menyatakan terus berkomunikasi dengan FIFPro dan PSM Makassar yang mengajukan banding.

"APPI menghormati proses banding yang sedang berjalan di komisi banding PSSI dan masih berkomunikasi dan berkoordinasi dengan FIFPro dan juga klub PSM Makassar," tulis mereka dalam postingan Instagram resminya. 

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore