Pelatih sepak bola Timo Scheunemann berikan syarat untuk naturalisasi pesepak bola putri. (Rizky Ahmad Fauzi/Jawa Pos)
JawaPos.com-Ada dua hal yang digarisbawahi pelatih sepak bola Timo Scheuneman jika Indonesia mau menaturalisasi pesepak bola putri. Pertama adalah memiliki darah Indonesia dan yang kedua pemain memiliki skill mumpuni.
"Kalau untuk putri sih untuk sementara ini bagus, cuma harus berkualitas, tak bisa setengah-setengah. Kalau setengah-setengah mending pemain kita," bebernya ketika diwawancarai di sela Milklife Soccer Challenge Jakarta yang berlangsung di Kingkong Soccer Arena, Cijantung, Jakarta Timur, Minggu (4/5).
Eks pelatih Persiba Balikpapan itu menuturkan, tantangan pemain putri ini cukup kompleks dan diterpa banyak halangan. Mulai dari kompetisi yang tidak ada, Sekolah Sepak Bola tidak ada, orang tua yang tidak mendukung, bahkan di ekstrakurikuler sepak bola di sekolah juga didominasi putra.
"Dia akhirnya bermain dengan tim cowok. Jadi mereka patut dihargai. Kalau memang (naturalisasi) jago banget dan punya darah Indonesia, Ayo! Tapi kalau tak jago banget, mending pemain di sini saja," kata pria berdarah Jerman itu.
Saat ini, terjadi polemik perihal Djenna de Jong, pesepak bola Belanda keturunan Indonesia yang sebelumnya mengumumkan tak jadi membela Tim putri Indonesia karena alasan profesionalitas.
"Pemain paling baru ini saya tak tahu, saya tak mengerti kualitasnya. Kalau sejauh ini yang benar-benar saya suka itu Katarina Stalin (pemain berdarah Swedia-Indonesia). Menurut saya dia berkualitas. Masih muda, masih 16 tahun bisa berkembang dipersiapkan untuk tim (Piala Dunia) 2031," sebutnya.
Timo menegaskan Indonesia bertekad masuk Piala Dunia 2031. Hal itu dikatakannya realistis. Sebab, negara untuk Asia ditambah. Saat ini database pemain sudah ada dari Piala Pertiwi U-14 dan U-16 yang nantinya bakal berumur 20-22 tahun di 2031.
"Di 2031 adalah serangan pertama kita, jadi ambil lah pemain (naturalisasi) yang muda. Dan harus punya darah Indonesia. Itu pandangan saya, orang lain bisa beda," ujar paman dari pemain timnas putri Claudia Scheunemann tersebut. (*)

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
