Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Dok. Antara)
JawaPos.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengungkap alasan belum juga menunjuk pelatih Timnas Indonesia untuk SEA Games Thailand 2025. Ia ingin menunggu kepastian dari panitia lokal terkait regulasi dan formatnya.
SEA Games 2025 jadi salah satu ajang yang akan diikuti oleh Timnas Indonesia tahun ini. Tepatnya pada 9-20 Desember mendatang di sejumlah kota di Thailand.
Cabang olahraga sepak bola diketahui akan dipertandingkan di Songkhla dan Chiang Mai, dengan babak semifinal dan final di Stadion Nasional Rajamangala, Bangkok.
Meski masih akhir tahun, tapi bila dihitung penyelenggaraan SEA Games 2025 kurang lebih tinggal delapan bulan lagi. Timnas Indonesia sebagai juara bertahan di Phnom Penh, Kamboja, tentu mengemban misi mempertahankan emas.
Namun, hingga saat ini PSSI belum mempersiapkan Timnas Indonesia untuk SEA Games 2025. Bahkan sebatas penunjukkan pelatih juga belum dilakukan.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir enggan terburu-buru dalam menunjuk pelatih. Sebab, Thailand sebagai penyelenggara baru mengumumkan format dan PSSI masih ingin memastikan apakah semuanya sudah fix atau berpotensi berubah.
"Belum. Kan si Thailand sendiri baru mengumumkan formatnya. Kami juga lagi ngejar sama tim Thailand ini umurnya berubah enggak? Jangan sampai umurnya berubah," kata Erick Thohir di Jakarta.
Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa regulasi sepak bola SEA Games 2025 adalah U-23 dan tanpa pemain senior. Kemudian berubah lagi menjadi U-22 dan juga tak ada pemain senior.
Nah, Erick Thohir ingin semuanya jelas terlebih dahulu. Apalagi, dia sempat mendengar kabar di cabor lain panitia SEA Games 2025 menetapkan regulasi yang berbeda dengan federasi internasionalnya.
"Kemarin, ini enggak ada hubungan dengan bola, tapi saya dapat info dari cabor lain, basket itu tidak diizinkan pemain naturalisasi. Ada lagi tuh. Padahal aturan FIBA-nya ada. Nah ini kan masing-masing," terang Erick.
Lebih lanjut, orang sepak bola nomor satu di Indonesia itu berharap agar SEA Games ke depan ada perbaikan secara kepastian aturan. FIFA diharapkan bisa ikut memberikan aturan dan ketentuan.
"SEA Games saya rasa ke depan juga perlu ada perbaikan menyeluruh. Apakah dari FIFA-nya nanti mengenai SEA Games, Asian Games. Tapi itu urusan FIFA dengan negara-negara council yang ada di Sea Games dan Asian Games," jelas Erick Thohir.
Sejauh ini ada dua kandidat yang disebut-sebut jadi pelatih Timnas Indonesia untuk SEA Games 2025. Yakni Gerald Vanenburg selaku pelatih Timnas Indonesia U-23 dan juga eks pelatih Timnas Indonesia U-20, sekaligus yang membawa Timnas U-22 meraih emas SEA Games Phnom Penh 2023, Indra Sjafri.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
