Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Juni 2026 | 01.27 WIB

Tekankan Efisiensi dan Tertib Administrasi, PON XXII 2028 Digelar Tanpa Venue Baru

Kementerian Pemuda dan Olahraga resmi berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Daerah Khusus Jakarta dalam penyelenggaraan PON XXII 2028. (Andika Rachmansyah/JawaPos.com)

 

 
JawaPos.com - Pemerintah memastikan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 akan berjalan dengan konsep efisiensi tanpa membangun venue olahraga baru. Pemerintah juga memastikan bakal mengawal penyelenggaraan pesta olahraga nasional tersebut agar berjalan dengan administrasi yang tertib.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga resmi berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Daerah Khusus Jakarta dalam penyelenggaraan PON XXII 2028.

Kepastian tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan penetapan tuan rumah oleh Menpora Erick Thohir kepada para kepala daerah di Gedung Graha Kemenpora, Jakarta, Selasa (23/6).

"Kita ingin memastikan PON ini berjalan baik. Baik tidak hanya penyelenggaraan, tetapi juga baik secara administratif. Dan tentu kita memastikan direktif Bapak Presiden juga kita laksanakan," ujar Erick dalam konferensi pers yang dihadiri JawaPos.com di kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Erick mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar penyelenggaraan PON 2028 menggunakan anggaran secara efektif. Maka itu, pemerintah tidak akan menyiapkan pembangunan venue baru, melainkan memaksimalkan fasilitas yang ada.

“Sesuai arahan bapak Presiden tidak menginginkan adanya pembangunan venue baru. Bukan berarti beliau tidak peduli, tetapi memang realitanya banyak sekali venue-venue setelah PON itu tidak maksimal penggunaannya, bahkan mangkrak,” terang Erick.

Koordinasi dengan sejumlah kementerian akan dilakukan untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan sesuai rencana. Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Dalam Negeri akan ikut mengawal persiapan PON XXII 2028.

"Saya tidak mau nanti tadi disampaikan oleh Pak Gubernur, para Gubernur yang hadir jangan sampai ada isu di kemudian hari. Karena hari ini tadi saya sampaikan masih ada isu-isu mengenai tentu penyelenggaraan sebelumnya yang jelas dari pemerintah pusat kita sudah menyerahkan anggarannya ke daerah tetapi di daerahnya mungkin belum sinkronisasi," terang Erick.

Dalam pelaksanaan PON 2028, NTB dan NTT akan menjadi lokasi utama pertandingan. Sementara Jakarta akan berperan sebagai pendukung dengan menyediakan berbagai fasilitas olahraga yang sudah tersedia.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebut Jakarta memiliki banyak fasilitas yang dapat digunakan untuk membantu kesuksesan PON XXII 2028. Mulai dari venue milik pemerintah pusat hingga fasilitas olahraga daerah dan swasta siap dimanfaatkan.

"Saya menyampaikan kepada Bapak Menteri Pemuda dan Olahraga dan juga para Gubernur, Pemerintah DKI Jakarta bersifat sebagai support system membantu penyelenggaraan ini," tegas Pramono.

Lalu Muhamad Iqbal selaku Gubernur NTB menyambut baik SK penetapan tuan rumah PON XXII 2028. Menurutnya, penetapan tuan rumah lebih awal memberikan waktu persiapan yang lebih panjang.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore