Dukungan Bonek mengalir di Derbi Jawa Timur antara Arema FC vs Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Laga panas bertajuk Derby Jawa Timur antara Arema FC dan Persebaya Surabaya dipastikan akan digelar tanpa kehadiran suporter tandang. Kebijakan larangan away dari PSSI jadi alasan utama duel klasik ini kembali tak diwarnai kehadiran Bonek di stadion.
Namun, semangat Bonek untuk tetap menyaksikan tim kesayangannya tak pernah padam. Komunitas suporter Green Force justru memutar otak dengan menggelar acara nonton bareng alias nobar di Surabaya.
Informasi mengenai acara nobar ini pertama kali disebarkan lewat akun Instagram @garasi_warmob. Dalam unggahan tersebut, disebutkan nobar akan digelar di Branjangan 516, Jalan Kesatrian No.1, Kodam Brawijaya, Surabaya.
Acara bertajuk "Nobar Geden" ini menjadi bagian dari perlawanan kreatif para Bonek. Mereka tetap mendukung Persebaya Surabaya dengan penuh semangat meski hanya lewat layar lebar.
Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya akan berlangsung pada pekan ke-30 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Duel tersebut dijadwalkan digelar pada 28 April 2025 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Pemindahan lokasi pertandingan menjadi kabar mengecewakan bagi Aremania. Sebab laga ini semestinya menjadi momentum Arema FC kembali bermain di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.
Namun kenyataan berkata lain, karena Polres Malang belum memberikan izin penggunaan Stadion Kanjuruhan untuk Liga 1. Penggunaan stadion bersejarah tersebut baru diizinkan mulai Mei 2025.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan pihaknya menghormati keputusan tersebut. Ia juga berharap dukungan Aremania tetap mengalir meski laga digelar jauh dari rumah sendiri.
"Mohon doa dan dukungan semua pihak juga Aremania agar di Bali kita bisa lancar memetik kemenangan," ujar pria yang akrab disapa Inal tersebut.
Yusrinal mengatakan keputusan ini didasarkan pada risk assessment dari Mabes Polri, verifikasi dari PT LIB, serta rekomendasi dari Polres Malang. Ada beberapa hal teknis yang harus diselesaikan, termasuk simulasi pengamanan dan nota kesepahaman dengan Pemkab Malang.
"Kami siap bersinergi dengan semua pihak terkait untuk memenuhi rekomendasi dari kepolisian, termasuk menjalankan SOP pengamanan sesuai Perpol No. 10 Tahun 2022 tentang Pengamanan Pertandingan Olahraga," tambahnya.
Untuk saat ini, Arema FC akan melakoni dua laga kandang secara beruntun di Bali. Selain melawan Persebaya Surabaya, Singo Edan juga akan menjamu Madura United pada 24 April 2025 di stadion yang sama.
"Kami menargetkan dapat kembali bermain di Stadion Kanjuruhan pada Mei 2025, setelah seluruh persyaratan dipenuhi," jelas Yusrinal.
Meski bermain di tempat netral, gengsi laga Arema FC vs Persebaya Surabaya tetap tinggi. Rivalitas klasik dua tim besar Jawa Timur ini tak pernah kehilangan daya tarik, baik di dalam maupun luar lapangan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
