
Pelatih Arema FC Marcos Santos. (Arema FC)
JawaPos.com – Kontrak Marcos Santos bersama Arema FC memang sudah habis. Namun, posisinya sebagai pelatih kepala kemungkinan besar akan tetap dipertahankan.
Hal itu setelah manajemen melihat banyak kelebihan yang dimiliki pelatih asal Brasil tersebut.
“Dia sangat jeli mencari pemain, mampu mengayomi tim, dan tidak ada isu negatif di internal tim. Dia juga sudah memahami karakter pemain dan kompetisi di Indonesia,” kata General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi.
Performa Marcos bersama Singo Edan terbilang cukup baik. Dari 34 pertandingan, Marcos mencatatkan 13 kemenangan, sembilan hasil imbang, dan 12 kekalahan. Ia mampu membawa Singo Edan finis di posisi kesembilan klasemen akhir.
Catatan tersebut jauh lebih baik dibandingkan musim lalu, ketika Singo Edan hanya mampu finis di posisi ke-10. Bagi manajemen, pencapaian itu sudah cukup baik. Sebab, baru kali ini Singo Edan ditangani satu pelatih sepanjang musim.
Biasanya, selalu terjadi pergantian pelatih di tengah musim. Manajemen pun enggan terus-menerus melakukan pergantian pelatih.
“Selama tiga tahun terakhir, kami sudah mengganti enam pelatih di tengah jalan. Dan, baru pelatih inilah yang bisa bertahan hingga akhir musim,” terang pria yang akrab disapa Inal itu.
Karena itu, Inal berharap Marcos dapat membawa Singo Edan meraih prestasi yang lebih baik lagi. Untuk menunjang kinerjanya, manajemen berencana merekrut tim analis video. Mereka nantinya akan memberikan banyak masukan kepada pelatih berusia 47 tahun tersebut.
Namun, pihak klub memastikan akan merekrut tim analis video dari Malang.
“Kami berencana mencari sosok dari internal atau legenda Arema sendiri untuk mengisi posisi tersebut. Namun, sampai saat ini pembicaraannya masih belum intens,” tutup Inal.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
