Pelatih Malut United, Imran Nahumarury (Dok. Malut United)
JawaPos.com - Nama Imran Nahumarury jadi penyelamat 'wajah' pelatih lokal di Indonesia. Dia jadi satu-satunya pelatih lokal yang masih bertahan di Liga 1. Masih melatih Malut United.
Kerja kerasnya membuat Malut United yang baru saja promosi ke Liga 1 musim ini menjadi 'menakutkan'. Duduk di posisi ke-6 klasemen sementara Liga 1 jadi buktinya. "Saya tidak pernah membayangkan bisa sejauh ini. Saya hanya berpikir step by step, yang saya kerjakan hari ini berikan terbaik," tegasnya.
Imran mengaku beruntung bisa melatih Malut United. Sebagai tim baru, dia tidak punya beban berat. "Saya diberi kesempatan untuk berkembang juga," tambahnya.
Namun, mantan pemain Timnas Indonesia itu menegaskan pelatih lokal tidak kalah kualitasnya dengan pelatih asing. Perbedaannya hanya ada di etos kerja. "Kalian (pelatih lokal) punya kok kemampuan dibandingkan pelatih asing. Hanya soal etos kerja. Orang akan menghargai jika kita kerja keras," tegasnya.
Dia berharap ke depannya pelatih lokal tidak minder. Kesempatan untuk bisa bersaing sangat terbuka lebar. "Kualitas kita sebagai pelatih lokal saya jamin tidak kalah dengan asing," bebernya. (Rid)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
