Bambang Pamungkas (kiri) bersama Rendi Irwan. (Dok. Persija)
JawaPos.com — Rendi Irwan, mantan kapten Persebaya Surabaya, dikenal sebagai legenda hidup klub kebanggaan Bonek. Namun, perjalanan kariernya pernah membawanya ke Persija Jakarta, klub rival abadi, pada musim 2015.
Pengalaman unik itu dimulai saat Rendi bergabung dengan Macan Kemayoran di bawah asuhan Rahmad Darmawan.
Kala itu, Persija tengah menjalani regenerasi dengan mengandalkan pemain baru, termasuk Rendi, bersama bintang seperti Bambang Pamungkas, Ismed Sofyan, dan Greg Nwokolo.
Meski hanya singkat memperkuat Persija, kontribusi Rendi tetap meninggalkan jejak positif. Ia tampil apik di lapangan sekaligus menjalin hubungan baik dengan rekan setimnya.
Di Persebaya Surabaya, Rendi justru mencatatkan rekor luar biasa sebagai pengumpan ulung. Dengan 13 assist dari 81 penampilan, ia menjadi pemain sayap andalan yang sulit dilupakan Bonek.
Pengalaman bermain bersama senior seperti Bambang Pamungkas dan Ismed Sofyan di Persija turut membentuk kariernya. Kedekatan itu bahkan berlanjut hingga rencana reuni kecil pada 2018.
Dalam reuni tersebut, Rendi berencana bertukar jersey dengan kedua legenda Persija itu. Gesture ini menunjukkan rasa hormat dan persahabatan yang terjalin erat meski hanya sebentar bersama.
Bagi Rendi, Persija bukan sekadar klub rival, melainkan bagian dari perjalanan berharga. Ia mengaku banyak belajar dari sana yang membantunya berkembang sebagai pemain profesional.
Kembali ke Persebaya Surabaya, Rendi menjelma menjadi pilar penting sekaligus kapten tim. Ia meninggalkan warisan untuk membawa klub itu meraih trofi Liga Indonesia yang telah absen selama dua dekade.
Meski kini tak lagi bermain, Rendi tetap menjadi sosok berpengaruh di luar lapangan. Pengalamannya di level nasional menjadikannya panutan bagi mantan rekan-rekannya di Persebaya Surabaya.
Kenangan bersama Persija tetap terpatri dalam memori Rendi Irwan. Baginya, klub ibu kota itu adalah salah satu babak penting dalam karier sepak bolanya.
Dedikasi Rendi terlihat dari perjalanannya di dua klub besar dengan rivalitas tinggi. Ia selalu menjaga sportivitas dan hubungan baik dengan sesama pemain, bahkan lintas klub.
Persebaya Surabaya boleh berbangga memiliki sosok seperti Rendi Irwan dalam sejarahnya. Ia membuktikan diri sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah lahir dari klub asal Surabaya ini.
Kini, Rendi bersama Deltras di Liga 2 Indonesia, menunjukkan kariernya belum sepenuhnya usai. Namun, legenda Persebaya Surabaya ini tetap akan dikenang sebagai ikon yang penuh semangat.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
