Gelandang Persebaya, Francisco Rivera akan absen saat timnya menghadapi Persija April mendatang. (Istimewa)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya harus menerima kenyataan pahit. Gelandang andalannya, Francisco Rivera tidak bisa main saat bertandang ke Jakarta International Stadium (JIS) untuk menghadapi Persija.
Rivera dilarang tampil dalam laga tersebut. Ia harus menjalani akumulasi kartu kuning. Hal ini tentu sangat disayangkan karena ia sedang on fire dan menjadi pencetak gol terbanyak klub.
Persebaya memang layak ketar-ketir. Ketika Rivera absen, Green Force seringkali mengalami kekalahan atau seri. Permainan mereka juga seperti kurang mengalir.
Saat Rivera mengalami cedera pada awal tahun ini, ia absen dalam empat pertandingan. Green Force pun mengalami empat kekalahan beruntun, yaitu takluk dari Bali United (2-0), PSS Sleman (3-1), Malut United (0-2), dan Barito Putera (3-0).
Statistik cemerlang menunjukkan bahwa Persebaya tidak selalu menang jika pemain berusia 30 tahun tersebut bermain. Namun, jumlah kemenangan yang diraih lebih banyak daripada seri ataupun kalah.
Sejak musim ini berlangsung, dalam 23 laga yang dimainkan Rivera, Green Force hanya kalah tiga kali. Mereka enam kali seri, dan 14 kali menang. Mengutip dari Transfermarkt, prosentase keterlibatannya dalam gol timnya mencapai 38 persen.
Sedangkan versi Sofascore, dalam 23 laga tersebut, gelandang berusia 30 itu mendapat rating yang cukup tinggi yaitu 7,62. Angka tersebut didasarkan pada sejumlah aspek.
Misalnya, rata-rata tiap pertandingan, ia mencatatkan empat assist. Dua umpan kunci sukses, 73 persen passing sukses, 51 persen akurasi umpan panjang, serta 75 persen dribble sukses.
Meski tak bisa bermain, Rivera tetap fokus menjalani persiapan. Ia menghadapi Macan Kemayoran bersama rekan-rekan setimnya saat jeda kompetisi.
"Kami harus segera fokus pada laga selanjutnya menghadapi Persija. Kami akan memanfaatkan jeda kompetisi untuk mempersiapkan diri,"
Pengganti yang sepadan menjadi fokus pelatih Paul Munster. Ia berkali-kali menegaskan tidak khawatir jika salah satu pemain andalannya harus absen. Baginya, Persebaya adalah tim kuat.
Sayangnya, sejauh ini, Munster masih kesulitan mencari sosok pengganti Rivera. Jika sang gelandang absen, empat kekalahan di awal tahun ini menjadi buktinya.
Kini, pelatih asal Irlandia Utara tersebut harus kembali memutar otak. Ia menerapkan strategi yang pas buat pengganti Rivera agar tetap bisa bermain cemerlang dan memberi dampak besar bagi Persebaya.
Menempatkan Dejan Tumbas kembali sebagai gelandang tampaknya mustahil. Ia juga menjalani sanksi akumulasi kartu kuning.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
