Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Maret 2025 | 19.19 WIB

Rating Oktafianus Fernando Paling Rendah, Persebaya Surabaya Gagal Kudeta Dewa United Gara-gara Kebobolan di Menit Akhir

Oktafianus Fernando harus bangkit dari keterpurukan untuk berkontribusi positif kepada Persebaya Surabaya. (Media Persebaya) - Image

Oktafianus Fernando harus bangkit dari keterpurukan untuk berkontribusi positif kepada Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya harus puas berbagi poin dengan PSIS Semarang usai gol dramatis di menit 90+4 membuyarkan kemenangan. Septian David Maulana menjadi mimpi buruk Green Force dengan gol penyeimbangnya.

Laga pekan ke-27 Liga 1 Indonesia 2024/2025 ini begitu krusial bagi Persebaya Surabaya untuk naik ke peringkat kedua. Namun hasil imbang ini membuat mereka tertahan di posisi ketiga dengan 48 poin.

Kegagalan meraih poin penuh ini semakin pahit karena Persebaya Surabaya hampir memastikan kemenangan. Sayangnya, peluang emas Oktafianus Fernando di menit akhir gagal dikonversi menjadi gol.

Setelah kegagalan tersebut, PSIS justru berhasil menyamakan skor lewat gol di detik-detik akhir. Akibat momen ini, Persebaya Surabaya pun gagal mengkudeta Dewa United di posisi kedua klasemen sementara.

Performa Oktafianus Fernando menjadi sorotan karena peluang emas yang terbuang sia-sia. Tak heran jika ia mendapatkan rating terendah di laga ini dengan nilai 6.1.

Sementara itu, pemain Persebaya Surabaya lainnya mendapatkan penilaian yang cukup baik meski hasil akhir tak sesuai harapan. Francisco Rivera menjadi pemain dengan rating tertinggi berkat kontribusinya di lini tengah.

Berikut adalah rating lengkap pemain Persebaya Surabaya dalam laga melawan PSIS Semarang. Ernando Ari (6.7), Arief Catur (6.5), Dime Dimov (6.7), Slavko Damjanovic (6.4), dan Mikael Tata (6.3).

Pemain lainnya seperti Dejan Tumbas (6.9), Toni Firmansyah (6.8), Flavio Silva (7.5), Francisco Rivera (8.0), Bruno Moreira (7.8), dan Rizky Dwi (6.6) juga mendapat penilaian beragam. Para pemain cadangan seperti Kasim Botan (6.6), Oktafianus Fernando (6.1), Riswan Lauhin (6.3), dan Mohammed Rashid (6.3) melengkapi daftar rating.

Oktafianus Fernando menyadari kesalahannya dan siap bertanggung jawab atas kegagalan ini. Ia dengan lapang dada menerima kritik dan menyatakan siap disalahkan.

Pemain sayap lincah ini juga mengakui belum bisa banyak bicara terkait situasi di lapangan. Meski demikian, ia menegaskan tak ada masalah dengan permainan tim yang dinilainya sudah tampil bagus.

Kegagalan ini menjadi pelajaran berharga bagi Oktafianus Fernando untuk memperbaiki diri. Dukungan suporter diharapkan bisa membantunya bangkit di laga berikutnya.

Persebaya Surabaya dijadwalkan menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-28 usai libur Lebaran 2025. Laga di Jakarta International Stadium ini menjadi kesempatan bagi Oktafianus untuk menebus kesalahan.

Perjuangan Green Force di sisa musim Liga 1 Indonesia 2024/2025 masih panjang. Target meraih posisi puncak klasemen tetap terbuka lebar jika mereka bisa tampil konsisten.

Dengan semangat pantang menyerah, Persebaya Surabaya diharapkan bisa kembali ke jalur kemenangan. Dukungan penuh dari Bonek dan Bonita akan menjadi kekuatan tambahan di laga-laga mendatang.

Semoga Oktafianus Fernando bisa bangkit dan menunjukkan performa terbaiknya di pertandingan berikutnya. Evaluasi dan kerja keras menjadi kunci untuk membawa Persebaya Surabaya ke puncak kejayaan.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore