Arief Catur Pamungkas siap bawa Persebaya Surabaya gasak PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali bersiap menorehkan kemenangan dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2024/2025. Kali ini Green Force akan menghadapi PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo, pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit.
Salah satu duel yang paling ditunggu adalah pertemuan antara Arief Catur Pamungkas dan Gali Freitas. Arief Catur yang dikenal solid di lini belakang Persebaya Surabaya bakal menjadi tembok kokoh untuk menghentikan aksi lincah Freitas, pemain yang dijuluki raja gocek PSIS Semarang.
Gali Freitas merupakan kunci permainan PSIS Semarang di musim ini. Meski demikian, performanya belum terlalu tajam dengan hanya mencetak satu gol dari 23 pertandingan, sebuah catatan yang membuat banyak pihak mempertanyakan efektivitasnya.
Statistik Freitas di Liga 1 musim ini mencatatkan 1.711 menit bermain. Meski menjadi andalan PSIS, ia hanya mampu menyumbang satu assist, padahal telah melakukan 50 percobaan tembakan sepanjang musim.
Dengan akurasi umpan sebesar 74 persen dan 16 umpan kunci, Freitas tetap menjadi ancaman bagi lini pertahanan lawan. Namun, Arief Catur mengaku tak gentar menghadapi winger lincah tersebut dan siap tampil maksimal.
"Ya untuk saya sendiri yang terpenting itu tim ya, nggak terlalu mikir ke PSIS dan nggak terlalu mikir ke mana-mana yang penting tim bisa menang, lalu bisa memberikan yang terbaik untuk menghadapi PSIS dan memberikan 3 poin untuk Persebaya," ujar Arief Catur, Selasa (11/3/2025).
Ia menegaskan fokus utama Persebaya Surabaya adalah meraih tiga poin di laga melawan PSIS Semarang, tanpa terpengaruh oleh individu lawan.
Arief juga menegaskan dirinya siap menghadang pergerakan Freitas di lapangan. Ia tak ingin mudah dilewati lawan dan berkomitmen memberikan performa terbaik untuk membawa Persebaya Surabaya meraih kemenangan.
“Untuk Gali Freitas, ya kalau saya sendiri tak ingin mudah dilewati lawan dan memberikan yang terbaik seperti 3 poin untuk Persebaya besok,” imbuhnya mengenai cara menghentikan Gali Freitas.
Persebaya Surabaya sendiri tengah dalam tren positif usai mengalahkan Persib Bandung dan PSM Makassar. Kemenangan atas PSIS akan memperpanjang catatan positif mereka menjadi tiga kemenangan beruntun, sebuah rekor yang akan semakin memperkokoh posisi mereka di klasemen.
Green Force kini mengoleksi 47 poin dari 26 pertandingan. Mereka menempati posisi ketiga klasemen sementara Liga 1 dengan catatan 14 kemenangan, lima hasil imbang, dan tujuh kekalahan, sebuah pencapaian yang menunjukkan konsistensi mereka musim ini.
Dalam prosesnya, Persebaya Surabaya telah mencetak 31 gol dan hanya kebobolan 27 gol. Performa stabil ini menunjukkan kekuatan tim asuhan Paul Munster yang semakin solid dan menjadi pesaing serius dalam perebutan gelar juara.
Sementara itu, PSIS Semarang justru sedang terpuruk di papan bawah klasemen. Mereka baru mengumpulkan 23 poin dari 25 pertandingan dan berada di posisi ke-14, sebuah situasi yang membuat mereka harus berjuang keras untuk keluar dari zona berbahaya.
PSIS hanya meraih enam kemenangan, lima hasil imbang, dan telah menelan 14 kekalahan sepanjang musim ini. Mereka juga baru mencetak 20 gol dan kebobolan 33 gol, menunjukkan kelemahan mereka baik di lini depan maupun belakang.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
