Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Maret 2025 | 18.16 WIB

Septian Bagaskara Striker Lokal yang Paling Moncer di Liga 1, Ikut Serta Dipanggil Patrick Kluivert di Timnas Indonesia?

Septian Bagaskara, pemain Dewa United. (Instagram Septian Bagaskara)

 

JawaPos.com – Striker Dewa United Septian Bagaskara adalah sosok pemain yang berposisi sebagai penyerang, dan dirinya tampil cukup baik di Liga 1 Indonesia musim ini. Septian diprediksi akan masuk ke skuad Timnas Indonesia era Patrick Kluivert.

Timnas Indonesia dikabarkan dalam waktu dekat akan mengumumkan 27 nama skuad untuk tampil kembali di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026. Patrick Kluivert beserta jajaran juru taktik di skuad Garuda telah melakukan sejumlah pemantauan pemain.

Era Patrick Kluivert, cara yang dilakukan olehnya dalam mencari pemain yang bakal mengisi skuadnya adalah dengan cara melakukan pemantauan langsung seperti yang dilakukannya di Liga 1. Beberapa tim menonjol akan dia saksikan seperti laga Dewa United, Persija Jakarta, Borneo FC, bahkan Malut United.

Satu nama sempat mencuat dan mencuri perhatian di Liga 1 Indonesia, yaitu Septian Bagaskara. Dirinya adalah satu-satunya striker lokal murni Indonesia paling subur di antara penyerang lainnya.

Penyerang lokal di sepak bola Indonesia tidak banyak yang mendapat kesempatan bermain di klub, imbas diserbunya striker asing yang mengisi slot lini serang klub Liga 1.

Penyerang lokal Liga 1 saat ini yang mampu bersaing dalam serbuan striker asing adalah Septian Bagaskara, Ramadhan Sananta, Habibi Yusuf, dan Mohammad Khanafi. Tapi, Septian Bagaskara masih paling moncer dibanding tiga pemain lainnya.

Musim ini, Septian Bagaskara telah mencatatkan 25 pertandingan bersama Dewa United, atau dirinya hanya absen satu laga dari 26 laga. Ia berhasil mencetak 7 gol, sekaligus striker lokal murni dengan gol terbanyak di Liga 1.

Septian Bagaskara sendiri baru mendapat panggilan Timnas Indonesia U-23 sejak awal karir sepak bolanya pada 2017 lalu. Saat itu pemain yang kini berusia 27 tahun tersebut mendapat panggilan dari Indra Sjafri untuk ajang SEA Games Asia Tenggara 2019.

Namun, pada ajang SEA Games, ia hanya tampil sebanyak satu laga saja. Kala itu Timnas Indonesia U-23 hanya mampu menyabet medali perak usai takluk dari Vietnam di laga final.

Musim itu Septian adalah bagian dari Persik Kediri yang bermain di Liga 2. Penampilan Septian Bagaskara bersama Persik sebanyak 8 laga dan mampu melesakan 5 gol saat itu. Peran besarnya membantu Persik Kediri juara di Liga 2 musim 2019 sekaligus lolos ke Liga 1 2020.

Empat musim berseragam Macan Putih, pada musim 2022 ia berlabuh ke RANS FC dan terakhir ke Dewa United pada 2023. Bergabung ke Dewa United seolah membuat pemain kelahiran Kediri itu kembali menemukan tajinya dengan 7 gol dan mampu bersaing dengan Alex Martins di lini serang klub yang berdomisili di Banten tersebut.

Jika Septian Bagaskara masuk dalam skuad Timnas Indonesia saat menghadapi Australia dan Bahrain, peluang persaingan di ujung tombak Garuda akan semakin panas. Mengingat skuad dari Patrick Kluivert sudah memiliki Ole Romeny dan Rafael Struick di sektor penyerang utama.

Opsi lini serang semakin banyak berkat ketajamannya di Liga 1, mengingat kabarnya Rafael Struick juga sedang mengalami penurunan performa di Liga Australia. Bahkan, dirinya tak dimainkan Brisbane Roar dalam tujuh pertandingan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore