
Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius. (PSIS Semarang)
JawaPos.com-Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius mengeluh dan mengirimkan kritik terhadap jadwal kick-off pertandingan Liga 1 Indonesia 2024/2025 selama bulan suci Ramadhan. Sepak mula pukul 20.30 disebut tak ideal dan membuat para pemain menderita.
PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi memang memiliki jadwal khusus untuk pertandingan Liga 1 di Ramadhan. Seluruh laga yang ada digelar malam hari dengan kick-off pukul 20.30 WIB.
Jadwal ini lebih malam dari kick-off pertandingan malam Liga 1 saat waktu normal yang digelar pukul 19.00 WIB. Penyesuaian jadwal itu merupakan hasil koordinasi dengan pihak broadcaster atau pemilik hak siar.
Tujuan penyesuaian jadwal tersebut agar penonton layar kaca bisa menyaksikan pertandingan secara penuh dan tenang karena laga digelar setelah ibadah salat Tarawih.
Gilbert Agius sebagai pelatih PSIS Semarang pun mengeluhkannya. Menurut dia, jadwal itu terlalu mepet dengan jam buka puasa dan tak ideal karena tim harus bersiap berangkat ke stadion pukul 19.00.
"Menurut saya, ini pendapat pribadi saya, buka puasa 18.15, kickoff 20.30 malam, secara fisik tidak baik karena pukul 19.00 kami harus sudah di sini," kata Gilbert Agius.
"Tidak untuk saya, untuk semua pemain, untuk semua tim. Buka puasa 18.15, pukul 19.00 kami harus sudah di stadion. Waktunya tidak cukup," tambah Agius.
Mantan pelatih Timnas Malta itu berharap masukannya itu bisa jadi bahan pertimbangan operator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru (LIB). Gilbert Agius pun menegaskan bahwa sarannya bukan bertujuan membenturkan antara olahraga dengan agama.
Menurut Gilbert Agius, harus ada jalan tengah agar para pemain tetap bisa tampil dalam keadaan prima meski menjalankan ibadah puasa. "Saya pikir ini harus menjadi saran mungkin untuk meningkatkan dan membantu para pemain bermain dalam kondisi yang lebih baik," tutur Gilbert Agius.
"Saya pikir, para pemain menderita karena mereka tidak makan dengan baik, mereka butuh waktu. Jadi ini, saya sangat, saya sangat mendukung agama, tetapi ini bukan tentang agama. Kita harus sedikit memajukan waktu pertandingan agar para pemain punya lebih banyak waktu untuk siap bermain seperti biasa," ucap pelatih berusia 51 tahun ini.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
