Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Maret 2025 | 16.55 WIB

Rafael Struick Menghilang di 6 Laga Terakhir Brisbane Roar, Efek Keseringan Bela Timnas Indonesia?

Rafael Struick menghilang dari 6 laga Brisbane Roar (AFC)

JawaPos.com – Penyerang Timnas Indonesia, Rafael Struick, belakangan ini menjadi sorotan lantaran hilang dari peredaran dalam skuad Brisbane Roar. Dalam dua pertandingan terakhir Liga Australia 2024/2025, namanya tak masuk dalam daftar pemain. Klub pun tidak memberikan penjelasan mengenai absennya sang pemain berusia 21 tahun, apakah karena cedera atau faktor performa.

Bahkan, Struick sudah absen dalam enam pertandingan beruntun bersama Brisbane Roar. Padahal, di awal musim, ia tampil menjanjikan dengan mencetak gol dalam laga keduanya. Sayangnya, posisinya kini tergeser di klub milik Keluarga Bakrie tersebut.

Pada laga melawan Sydney FC, Struick sempat tampil sebagai pemain pengganti di menit ke-70 dan berhasil mencetak gol delapan menit berselang. Namun, Brisbane Roar tetap kalah dengan skor 2-3.

Struick bergabung dengan Brisbane Roar pada September 2024 setelah meninggalkan ADO Den Haag. Sebelum pindah, ia lebih sering bermain di tim U-21 ADO Den Haag ketimbang di tim senior.

Hingga pekan ke-21 Liga Australia, Struick baru mencatatkan sembilan penampilan bersama Brisbane Roar, dengan hanya dua kali turun sebagai starter. Kurangnya menit bermain ini menjadi sorotan, terutama mengingat ekspektasi tinggi terhadap dirinya.

Performa di Timnas Indonesia Disorot

Tak hanya di level klub, performa Struick juga menjadi bahan evaluasi di Timnas Indonesia. Bahkan, eks pelatih Shin Tae-yong sempat menyoroti kontribusinya di Piala AFF 2024.

Struick menjadi satu-satunya pemain naturalisasi yang dipanggil ke turnamen tersebut, tetapi gagal mencetak gol. Shin Tae-yong mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa Struick, meski juga memberikan pembelaan.

"Rafael Struick memang mengalami kelelahan saat bergabung dengan Timnas Indonesia, sehingga tidak bisa menunjukkan performa terbaiknya," ujar Shin dalam konferensi pers pasca pertandingan.

Struick memang menjadi langganan di lini depan Timnas Indonesia, termasuk dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia. Namun, jumlah golnya masih minim. Dari 25 pertandingan bersama Timnas senior, ia baru mencetak satu gol, sementara di Timnas U-23, ia mencatat tiga gol dalam 10 laga. Intensitas 'bolak-balik' klub-timnas dipercaya membuat Rafael Struick megalami penurunan performa.  

Peluang dari Absennya Ragnar Oratmangoen

Minimnya kontribusi di klub dan timnas membuat posisi Struick di skuat Garuda untuk putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia menjadi tanda tanya. Pelatih Patrick Kluivert kemungkinan besar akan lebih memprioritaskan pemain yang aktif bermain di level klub.

"Jika para pemain tidak punya menit bermain di klub, maka kamu tidak bisa dapat kesempatan. Kami juga harus diskusikan situasi dengan pelatih fisik pemain di klub. Hal-hal semacam ini sangat penting," kata Kluivert.

Struick bisa saja tak masuk dalam daftar pemain saat Timnas Indonesia menghadapi Australia pada 20 Maret 2025 di Stadion Sepak Bola Sydney. Lima hari setelahnya, Skuad Garuda akan menjamu Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore