
Paul Munster mode Ole Gunnar Solskjaer (Dok. Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya kembali menunjukkan performa terbaiknya saat berada di ujung tanduk. Tim Green Force sukses membantai Persib Bandung dengan skor mencolok 4-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (1/3/2025), sekaligus menyelamatkan posisi pelatih Paul Munster yang sempat dikabarkan bakal dipecat.
Sebelum pertandingan ini, posisi Munster di kursi kepelatihan Persebaya berada dalam ancaman. Hasil buruk melawan Dewa United membuat namanya semakin digoyang. Namun, seperti déjà vu, timnya justru tampil luar biasa dalam laga yang dianggap sebagai penentuan nasibnya.
Gol bunuh diri Marc Klok di menit ke-61 menjadi awal kehancuran Persib. Setelah itu, Rizky Dwi Pangestu, pemain yang sebelumnya diragukan kapasitasnya oleh Munster sendiri, berhasil menambah keunggulan di menit ke-79. Bruno Moreira memperbesar keunggulan di menit ke-82 sebelum Ryan Kurnia sempat memperkecil ketertinggalan Persib di menit ke-89. Namun, Francisco Rivera memastikan kemenangan telak Persebaya dengan gol di menit ke-92.
Kemenangan ini tidak hanya mengangkat posisi Persebaya di klasemen tetapi juga kembali memperpanjang masa kepemimpinan Munster di klub. Fenomena ini langsung mengingatkan Bonek pada siklus yang pernah dialami oleh eks pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer.
Solskjaer dikenal memiliki pola yang unik selama melatih Manchester United. Setiap kali berada di ambang pemecatan, timnya justru tampil menggila dan meraih kemenangan penting. Namun, ketika situasi sudah aman dan ekspektasi meningkat, performa tim kembali menurun. Siklus ini terus berulang hingga akhirnya Solskjaer benar-benar harus angkat kaki dari Old Trafford.
Fenomena serupa kini terjadi pada Munster. Ketika berada di bawah tekanan besar, tim asuhannya justru tampil luar biasa. Namun, banyak yang bertanya-tanya, apakah tren positif ini akan berlanjut atau justru kembali ke siklus lama?
Reaksi dari Bonek pun bermunculan di media sosial, dengan banyak yang menyamakan Munster dengan Solskjaer. "Munster mode ga gelem dipecat," tulis @adrielprasetya, merujuk pada gaya kepelatihan Munster yang selalu berhasil lolos dari pemecatan.
"Oke Jol, misi penyelamatan Paul Munster selesai," canda @andre_instt, menyinggung pola yang terus berulang setiap kali Munster diisukan bakal dipecat.
"Paul Munster mode Ole Gunnar Solskjaer, auto gacor pas mau dipecat," ujar @asrafmhhmd, menegaskan bagaimana Munster selalu mampu menyulap Persebaya menjadi tim yang ganas ketika nasibnya di ujung tanduk.
Kini, dengan kemenangan atas Persib, Munster kembali mendapat ‘nyawa’ tambahan di Persebaya. Namun, apakah ini akan menjadi titik balik yang sesungguhnya, atau justru hanya bagian dari siklus seperti yang terjadi pada Solskjaer?
Kemenangan ini berdampak besar bagi Persebaya. Mereka kini memangkas selisih poin dengan Persib menjadi tujuh angka. Saat ini, Persebaya berada di peringkat ketiga dengan 44 poin, hanya tertinggal dua angka dari Dewa United yang menghuni posisi kedua setelah mengalahkan Persik Kediri dengan skor 1-2.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
