Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 Februari 2025 | 18.55 WIB

Pedro Dias Hina Persib, Bobotoh Geram Bantah Pernah Meludahi hingga Kencingi saat Persija Main di Bandung

Pedro Dias saat masih memperkuat Persija Jakarta. (Media Persija)

 

JawaPos.com - Mantan pemain Persija Jakarta, Pedro Dias, menjadi sorotan setelah dirinya diduga menghina Persib Bandung melalui unggahan di media sosial. Akibat tindakannya itu, Pedro mendapat serangan dari suporter Persib, Bobotoh, yang tidak terima dengan pernyataannya.

Pedro Dias Diduga Hina Persib di Media Sosial

Insiden ini bermula ketika Pedro Dias mengunggah video dirinya sedang menonton pertandingan Persija vs Persib melalui ponselnya bersama keluarga. Dalam unggahannya, ia tampak sangat senang ketika Persija unggul 2-0 di babak pertama pada laga yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (16/2).

Namun, di babak kedua, Persib berhasil menyamakan skor menjadi 2-2 hingga pertandingan berakhir. Usai laga, Pedro tetap menunjukkan dukungannya untuk Persija dengan memuji permainan mantan timnya, tetapi beberapa pernyataannya dianggap sebagai bentuk hinaan terhadap Persib. Hal ini pun langsung menyulut amarah pendukung Persib, yang kemudian membanjiri media sosial Pedro dengan komentar pedas.

Pedro Dias Ungkap Pengalaman Buruk di Bandung

Setelah menerima serangan dari suporter Persib di media sosial, Pedro membela diri dengan mengungkapkan pengalaman buruknya ketika pernah bermain di Bandung.

"Saat saya bermain di Bandung, saya mengalami banyak hal tidak menyenangkan. Saya diludahi, dihina, bahkan ada yang mengatakan bahwa saya dikencingi dari tribun," ungkap Pedro melalui unggahan terbarunya.

Pernyataan tersebut semakin memperkeruh situasi, membuat suasana di media sosial semakin panas. Banyak suporter Persib yang membantah klaim Pedro, sementara pendukung Persija justru memberikan dukungan kepadanya.

Perseteruan Berlanjut, Klub Diminta Bertindak

Perseteruan ini memicu perdebatan di kalangan pencinta sepak bola Indonesia. Beberapa pihak meminta Persija maupun Persib untuk menengahi masalah ini agar tidak semakin meluas dan merusak atmosfer sepak bola nasional.

Hingga kini, baik manajemen Persija maupun Persib belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini. Namun, banyak yang berharap agar perseteruan ini tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar, terutama menjelang laga-laga penting di sisa musim Liga 1 2024/2025.

Dengan tensi rivalitas yang tinggi antara Persija dan Persib, kejadian ini menjadi pengingat tentang pentingnya menjaga sportivitas baik di dalam maupun di luar lapangan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore