Gelandang Bali United, Mitsuru Maruoka (tengah), saat dikepung para pemain Persik Kediri. (Media Bali United)
JawaPos.com - Bali United FC musim ini belum konsisten di ajang Liga 1 Indonesia, di mana mereka masih berada di papan 5 klasemen sementara. Persaingan ketat di zona papan atas yang menjadi titik berat karena dikuasai tim besar lain.
Stefano Cugurra sebagai pelatih kepala Bali United mengantongi 11 menang, 4 kekalahan, dan 7 seri dengan perolehan 37 poin. Bahkan, perolehannya hampir menyamai 3 besar yang dihuni Persija Jakarta yang memiliki poin 39.
Bali United FC musim ini memiliki 8 pemain asing sesuai regulasi Liga 1, Adilson Maringa, Elias Dollah, Jaimerson Xavier, Brandon Wilson, Mitsuru Maruoka, Privat Mbarga, Everton Nascimento, dan Boris Kopitovic.
Dari 6 pemain asing sejak awal musim, Mitsuru Maruoka menjadi pemain paling sedikit mendapat menit bermain. Dari 19 laga terakhir Serdadu Tridatu, dirinya hanya dimainkan selama 1.092 menit oleh Teco. Bahkan, Everton Nascimento yang sempat absen beberapa laga pun diberikan 1.443 menit.
Dapat diakui performa dari gelandang asal Jepang ini menurun sejak hengkang dari Rans FC. Bahkan, di musim lalu saat masih berseragam Rans, ia mencatatkan 2.545 menit dari 29 laga dan mencetak 11 gol dan 3 assist.
Stefano Cugurra mengatakan performa dari Maruoka mengalami penurunan. Dia juga harus bersaing dengan 6 pemain asing lain sesuai regulasi.
“Menurut saya menurun (performa Maruoka), apalagi saat ini tim sudah punya 8 pemain asing dalam tim. Sesuai regulasi ada enam pemain yang bermain sebagai pemain inti dan dua pemain dari bangku cadangan,” ungkap Coach Teco, dikutip dari Bali United (7/2).
Pemain asal Jepang ini pada awal musim bersaing dengan kompatriotnya, yaitu Kenzo Nambu, dan paruh kedua ini memiliki dua kompetitor baru yakni Jaime dan Boris Kopitovic yang lebih dipercaya sejak putaran kedua dengan menit bermain lebih tinggi.
Hingga memasuki pekan ke-23, Mitsuru Maruoka baru mengemas 2 gol dan 2 assist. Itupun ia peroleh saat awal putaran pertama. Sebagai gelandang serang tentu yang dibutuhkan adalah naluri untuk memberikan umpan kunci atau mengkreasikan serangan menjadi gol.
“Maruoka bisa bantu tim sebagai pemain inti atau dari bangku cadangan. Kami tim pelatih pasti menilai semua pemain dari latihan. Yang memiliki latihan bagus dan kondisi baik pasti ada kesempatan bermain membantu tim,” jelas Stefano Cugurra.
Coach Teco menilai bahwa Maruoka bisa membantu sebagai supersub. Pelatih asal Brasil ini mengatakan bahwa pemain yang berlatih keras dan menunjukan kemampuan terbaiknya akan diberikan kesempatan bermain.
Mitsuru Maruoka sebelumnya sempat bermasalah pada kebugaran. Dirinya sempat mengalami cedera saat putaran pertama lalu, dan Teco mengatakan apabila pemain yang akan dimainkannya harus bugar dan memahami taktikal.
“Kondisi kebugaran Maruoka perlu peningkatan pasca sempat melakoni penyembuhan cedera yang sempat diperolehnya pada musim ini. Pemain yang memiliki kebugaran fisik dan taktikal sesuai yang akan mendapat tempat dalam membantu Bali United,” tulis media Bali United.
Seperti dikatakan Teco sebelumnya, Mitsuru Maruoka mengalami penurunan performanya imbas cedera, dan membutuhkan waktu bagi Maruoka untuk kembali ke performa terbaiknya. Selain itu, kemampuan pesaing dan regulasi juga menjadi alasan Teco tak memainkannya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
