
Gustavo Tocantins, penyerang PSS Sleman, gagal memberikan kemenangan saat menghadapi Bali United. (Dok. PSS)
JawaPos.com - PSS Sleman menelan hasil pahit di kandang sendiri atas Bali United dengan skor 1-2 di Stadion Manahan Solo. PSS Sleman kembali gagal meraih kemenangan dalam 3 laga terakhirnya.
Terakhir kali PSS Sleman meraih kemenangan ialah saat mampu menumbangkan Persebaya dengan skor 3-1 pada laga perdana putaran kedua lalu. Setelah menghadapi Persebaya pada 4 laga berikutnya, tim besutan Mazola meraih 1 poin dari total empat laga itu.
Dalam 3 laga terakhir, PSS Sleman baru mencetak 3 gol dan 7 kebobolan. Minimnya perolehan gol dari Laskar Super Elang Jawa disinyalir kurang baiknya penyelesaian akhir yang dilakukan oleh para punggawa PSS.
“Kita lihat PSS punya beberapa kali kesempatan untuk mencetak gol. Namun, tim lawan bisa menciptakan dua gol lebih dari kami,” ungkap Mazola Junior, dikutip dari PSS, (10/2).
PSS bukan tanpa peluang. Mereka mendapat banyak peluang untuk membobol gawang Bali United pekan lalu. Justru Bali United dapat memaksimalkan peluangnya untuk menjadi gol.
Statistik laga sore lalu menunjukan penyelesaian akhir dari punggawa PSS Sleman masih belum baik. Bahkan anak asuh Mazola jauh lebih banyak melepaskan tembakan ke gawang Bali United. Berdasarkan laman statistik dari PT LIB, PSS lebih mendominasi serangan.
Statistik laga PSS (kiri), Bali United (kanan)
Penguasaan bola 57:43 persen
Tembakan ke gawang 3:2
Total tembakan 16:7
Dari statistik tersebut, PSS Sleman unggul dari possession dan shoot. Namun, justru Bali United lebih dapat memaksimalkan peluang. Dari 7 peluang, Bali United mampu membidik 2 gol.
Berbeda dengan PSS Sleman yang memiliki 16 total tembakan. Hanya 1 bola yang masuk ke gawang Bali United, bahkan hanya 3 yang tepat sasaran. Satu buah gol dicetak oleh Gustavo Tocantins tak mampu menyelamatkan PSS Sleman sekaligus gagal mendapat poin lagi dari 3 laga beruntun.
“Dua kali tembakan mereka langsung menjadi dua gol. Itulah sepak bola. Kekalahan ini berat bagi kami,” ucap Mazola.
Dua gol dari Bali United dicetak oleh Rahmat Arjuna dan Irfan Jaya. Gol spektakuler dicetak oleh Arjuna melalui salto, serta tendangan bebas yang menghujam pojok kanan atas gawang PSS. Kekalahan yang cukup menyakitkan bagi publik tuan rumah dalam 3 laga beruntun.
“Saat mengingatkan, waktu saya datang ke sini PSS peringkat terakhir di klasemen saat itu. Situasi serba susah. Memang saat ini PSS berada dua poin diatas zona degradasi. Kami tetap kerja keras untuk dengan baik untuk naik klasemen,” pungkas Mazola.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
