Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Februari 2025 | 15.44 WIB

PSS Sleman Kembali Tumbang, Analisis Kekalahan dan Peluang di Pertandingan Selanjutnya

Gustavo Tocantins, penyerang PSS Sleman, gagal memberikan kemenangan saat menghadapi Bali United. (Dok. PSS) - Image

Gustavo Tocantins, penyerang PSS Sleman, gagal memberikan kemenangan saat menghadapi Bali United. (Dok. PSS)

JawaPos.com - PSS Sleman menelan hasil pahit di kandang sendiri atas Bali United dengan skor 1-2 di Stadion Manahan Solo. PSS Sleman kembali gagal meraih kemenangan dalam 3 laga terakhirnya.

Terakhir kali PSS Sleman meraih kemenangan ialah saat mampu menumbangkan Persebaya dengan skor 3-1 pada laga perdana putaran kedua lalu. Setelah menghadapi Persebaya pada 4 laga berikutnya, tim besutan Mazola meraih 1 poin dari total empat laga itu.

Dalam 3 laga terakhir, PSS Sleman baru mencetak 3 gol dan 7 kebobolan. Minimnya perolehan gol dari Laskar Super Elang Jawa disinyalir kurang baiknya penyelesaian akhir yang dilakukan oleh para punggawa PSS.

“Kita lihat PSS punya beberapa kali kesempatan untuk mencetak gol. Namun, tim lawan bisa menciptakan dua gol lebih dari kami,” ungkap Mazola Junior, dikutip dari PSS, (10/2).

PSS bukan tanpa peluang. Mereka mendapat banyak peluang untuk membobol gawang Bali United pekan lalu. Justru Bali United dapat memaksimalkan peluangnya untuk menjadi gol.

Statistik laga sore lalu menunjukan penyelesaian akhir dari punggawa PSS Sleman masih belum baik. Bahkan anak asuh Mazola jauh lebih banyak melepaskan tembakan ke gawang Bali United. Berdasarkan laman statistik dari PT LIB, PSS lebih mendominasi serangan.

Statistik laga PSS (kiri), Bali United (kanan)

Penguasaan bola 57:43 persen

Tembakan ke gawang 3:2

Total tembakan 16:7

Dari statistik tersebut, PSS Sleman unggul dari possession dan shoot. Namun, justru Bali United lebih dapat memaksimalkan peluang. Dari 7 peluang, Bali United mampu membidik 2 gol.

Berbeda dengan PSS Sleman yang memiliki 16 total tembakan. Hanya 1 bola yang masuk ke gawang Bali United, bahkan hanya 3 yang tepat sasaran. Satu buah gol dicetak oleh Gustavo Tocantins tak mampu menyelamatkan PSS Sleman sekaligus gagal mendapat poin lagi dari 3 laga beruntun.

“Dua kali tembakan mereka langsung menjadi dua gol. Itulah sepak bola. Kekalahan ini berat bagi kami,” ucap Mazola.

Dua gol dari Bali United dicetak oleh Rahmat Arjuna dan Irfan Jaya. Gol spektakuler dicetak oleh Arjuna melalui salto, serta tendangan bebas yang menghujam pojok kanan atas gawang PSS. Kekalahan yang cukup menyakitkan bagi publik tuan rumah dalam 3 laga beruntun.

“Saat mengingatkan, waktu saya datang ke sini PSS peringkat terakhir di klasemen saat itu. Situasi serba susah. Memang saat ini PSS berada dua poin diatas zona degradasi. Kami tetap kerja keras untuk dengan baik untuk naik klasemen,” pungkas Mazola.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore