Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Februari 2025 | 02.44 WIB

PSIS Semarang Kalah dari Persib Bandung, Pelatih Gilbert Agius: Heran, Kami Kesulitan Mencetak Gol

Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius saat memberikan instruksi dari pinggir lapangan. (Instagram/psisofficial) - Image

Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius saat memberikan instruksi dari pinggir lapangan. (Instagram/psisofficial)

JawaPos.com - PSIS Semarang harus kembali menelan pil pahit di laga pekan ke-22 BRI Liga 1 2024/25, saat mereka tunduk dari Persib Bandung dengan skor tipis 0-1 di Stadion Jatidiri, Semarang, pada Minggu malam (9/2). Gol tunggal yang menjadi penentu kemenangan Persib dicetak oleh Nick Kuipers pada menit ke-36, menjadikan hasil ini sebagai kekalahan keempat berturut-turut bagi PSIS di kandang mereka sendiri.

Setelah kemenangan 2-1 yang melegakan atas Bali United FC di pekan ke-14, PSIS justru mengalami serangkaian hasil buruk. Mereka tidak pernah menang dalam delapan pertandingan terakhir. Empat laga kandang mereka setelahnya berakhir dengan kekalahan, termasuk kalah 1-3 dari Malut United FC, 1-2 dari Persis Solo, 1-4 dari Dewa United FC, dan akhirnya kekalahan 0-1 dari Persib Bandung.

Ini menjadi rentetan hasil buruk yang menyakitkan bagi tim asuhan Gilbert Agius. Mereka seharusnya bisa lebih baik di kandang mereka sendiri.

Pelatih PSIS, Gilbert Agius, menyampaikan kekecewaannya atas hasil buruk ini. Meskipun timnya mampu mendominasi jalannya pertandingan dan menciptakan banyak peluang, hasil akhir tetap mengecewakan. Salah satu pemain terbaik PSIS, Gali Freitas, tercatat memiliki beberapa peluang emas. Ia bahkan memiliki tembakan yang mengenai mistar gawang. Namun, meskipun memiliki banyak kesempatan, PSIS gagal mencetak gol dan mempertahankan momentum positif di babak kedua.

“Kami melakukan beberapa perbaikan setelah hasil kurang baik di laga sebelumnya. Di laga melawan Persib ini kami memulai dengan baik. Sayang, tiga peluang kami di babak pertama terkena mistar, cukup disayangkan,” ungkap Gilbert Agius.

Dalam analisisnya, Agius mengakui bahwa meskipun timnya berupaya keras, rapatnya pertahanan Persib membuat PSIS kesulitan mencetak gol.

“Kami sudah berupaya untuk terus membuat peluang dan mencetak gol. Tapi rapatnya pertahanan lawan dan kurang beruntungnya tim, membuat kami tak bisa meraih poin,” tambahnya.

Pelatih asal Malta itu juga menambahkan bahwa meskipun hasilnya mengecewakan, para pemain telah tampil maksimal sepanjang pertandingan.

Dengan kekalahan ini, PSIS Semarang masih terjebak di posisi ke-14 klasemen sementara BRI Liga 1 2024/25. Mereka memiliki perolehan 21 poin. Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi pelatih Gilbert Agius dan tim untuk segera bangkit agar bisa menjauhi zona degradasi. Kemenangan di laga kandang menjadi hal yang sangat penting untuk memperbaiki posisi mereka di tabel klasemen.

Kekalahan 0-1 dari Persib Bandung menambah panjang catatan buruk PSIS di kandang sendiri. Meskipun tim telah berusaha keras dan menciptakan peluang, hasil akhir yang buruk tetap menghampiri mereka. Kini, PSIS harus segera bangkit dan memperbaiki performa mereka di laga-laga berikutnya, terutama saat bertanding di Stadion Jatidiri, untuk menghindari posisi yang lebih terpuruk di klasemen.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore