Rayhan Hannan (kanan) memberikan assist saat diturunkan sebagai starter Persija Jakarta melawan Dewa United FC. (Media Persija)
JawaPos.com - Persija Jakarta tak ingin larut dalam kekalahan dari Dewa United dan langsung mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya melawan Persib Bandung. Namun, Carlos Pena selaku pelatih kepala Macan Kemayoran mengisyaratkan tak akan melakukan banyak perubahan.
Persija pulang ke Jakarta dengan tangan hampa pekan ini. Bertandang ke Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Macan Kemayoran harus mengakui keunggulan Dewa United FC dengan skor 1-2 pada pekan ke-22 Liga 1 Indonesia 2024/2025, pada Sabtu (8/2) malam.
Satu-satunya gol Persija dicatatkan oleh Gustavo Almeida pada menit ke-79. Sementara dua gol yang bersarang ke gawang Macan Kemayoran semuanya berasal dari penalti Alex Martins (75' dan 90+8').
Persija dalam laga tadi malam juga harus bermain dengan 10 orang sejak pertengahan babak kedua, tepatnya pada menit ke-72 setelah Carlos Eduardo terkena kartu merah.
Itu menjadi kekalahan pertama bagi Persija Jakarta setelah mereka menjalani tren ciamik berupa empat kemenangan beruntun dan dua kali imbang sebelum melawan Dewa United FC.
"Saya kecewa tidak bisa dapat satu poin, sebenarnya kita bisa draw usai mencetak gol penyama lewat Gustavo meski kalah jumlah pemain," kata Carlos Pena usai pertandingan.
"Tetapi, kita memang juga kalah dari transisi permainan dari Dewa Unuited di laga ini. Pada intinya saya kecewa terhadap hasil ini," tambahnya.
Walau demikian, Carlos Pena enggan meratapi kekalahan dari Dewa United FC. Dia menyatakan bahwa Persija Jakarta akan langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya melawan Persib Bandung.
Pada pekan ke-23, Persija akan berjumpa dengan Persib. Laga ini kemungkinan akan berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.
"Mulai besok kami mulai akan mempersiapkan diri jelang lawan persib, kami akan menganalisa kekalahan ini, dan tentu akan ada perubahan," ungkap Pena.
"Tapi, saya rasa kami tidak perlu mengubah banyak hal. Kami sudah melakukan hal yang bagus, dan kami akan menatap laga ke depan dengan lebih opimistis," imbuhnya.
Carlos Pena tak menjelaskan maksud dari perubahan. Tapi, pernyataannya soal tak akan banyak perubahan bisa jadi berkaitan dentan strategi maupun taktik Persija Jakarta, serta pemain yang merumput.
Saat melawan Dewa United FC, Carlos Pena melakukan perubahan dengan memainkan Carlos Eduardo dan mencadangkan Marko Simic. Sebagai pengganti di lini depan, Pena menggunakan Rayhan Hannan untuk membentuk trio bersama Gustavo Almeida dan Ryo Matsumura.
Keputusan Pena terkait 11 pemain pertama itu tak sepenuhnya buruk. Selain Carlos Eduardo yang dapat kartu merah, langkah memainkan Rayhan Hannan terbilang tepat karena dia menyumbang assist untuk gol Gustavo Almeida.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
