Oktafianus Fernando optimis mental pemain Persebaya Surabaya bisa bangkit jelang laga krusial hadapi Persis Solo. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Liga 1 Indonesia 2024/2025 telah memasuki pekan ke-22 dengan sejumlah pertandingan menarik yang akan menentukan perjalanan tim-tim peserta. Salah satu laga yang menyita perhatian adalah duel antara Persis Solo dan Persebaya Surabaya di Stadion Manahan pada Jumat (7/2/2025).
Kedua tim saat ini tengah berjuang memperbaiki performa setelah serangkaian hasil buruk di laga sebelumnya. Persebaya Surabaya, yang sempat bertengger di puncak klasemen, kini harus puas berada di posisi ketiga setelah lima laga tanpa kemenangan.
Sementara itu, Persis Solo justru mengalami keterpurukan lebih parah dengan menempati posisi buncit klasemen. Kondisi ini membuat kedua tim memiliki motivasi tinggi untuk meraih hasil maksimal di laga nanti demi mengamankan posisi mereka di kompetisi.
Namun, bagi Oktafianus Fernando, pemain senior Persebaya Surabaya, posisi Persis di klasemen bukan hal yang perlu diperhatikan. Ia menegaskan Persebaya Surabaya harus fokus membenahi performa sendiri tanpa menganggap remeh lawan.
“Kita tidak melihat itu (Persis Solo tengah dalam kondisi terpuruk), karena kita fokus untuk kita sendiri, bagaimana cara bermain kita,” ujar Oktafianus dengan penuh keyakinan.
Menurutnya, Liga 1 adalah kompetisi yang sulit diprediksi sehingga tim harus selalu siap menghadapi setiap pertandingan dengan mentalitas yang kuat. “Di Liga 1, balik lagi, susah diprediksi dan ya kita harus tampil fight dan fokus pada tim kita sendiri, tidak meremehkan lawan,” tambahnya.
Sejak kembali memperkuat Persebaya Surabaya, Oktafianus masih belum banyak mendapat kesempatan bermain. Dalam enam pertandingan yang ia jalani musim ini, ia hanya mencatatkan 95 menit bermain.
Statistik individunya menunjukkan ia mencatatkan satu umpan kunci, tiga tembakan, dan akurasi tembakan sebesar 34 persen. Ia juga memiliki persentase umpan sukses sebesar 75 persen dari 31 umpan yang ia lepaskan sejauh ini.
Meskipun kontribusinya masih terbatas, kehadiran Oktafianus tetap memberikan pengaruh di ruang ganti tim. Sebagai salah satu pemain senior, ia menjadi panutan bagi pemain muda Persebaya Surabaya, termasuk Toni Firmansyah.
Menghadapi laga melawan Persis, Persebaya Surabaya jelas membutuhkan strategi yang lebih baik dibandingkan laga-laga sebelumnya. Lima pertandingan tanpa kemenangan adalah alarm bagi tim asuhan Paul Munster untuk segera berbenah.
Performa Persebaya Surabaya dalam beberapa laga terakhir memang jauh dari kata memuaskan. Sejak kemenangan terakhir mereka, Green Force kesulitan mencetak gol dan lini belakang mereka juga mulai kehilangan soliditasnya.
Kehilangan pemain kunci seperti Francisco Rivera karena cedera juga menjadi faktor yang mempengaruhi performa tim di 5 laga sebelumnya. Namun, hal ini tidak boleh dijadikan alasan untuk terus mengalami hasil buruk.
Persis Solo juga bukan lawan yang bisa diremehkan meskipun mereka berada di posisi terakhir klasemen. Bermain di kandang sendiri, Persis tentu memiliki ambisi besar untuk meraih kemenangan di hadapan pendukungnya.
Persebaya Surabaya harus mengantisipasi motivasi tinggi dari Persis yang ingin keluar dari zona degradasi. Setiap pertandingan di Liga 1 selalu menghadirkan kejutan, sehingga kesalahan kecil bisa berakibat fatal bagi tim yang kurang siap.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
