Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 Januari 2025 | 15.25 WIB

Bandingkan Jersey Terbaru Timnas Malaysia dan Indonesia, Media Malaysia Beri Nilai 9 untuk Erspo, 3 untuk Puma

Perbandingan jersey Timnas Malaysia dan Indonesia. (Dok. FAM dan Erspo) - Image

Perbandingan jersey Timnas Malaysia dan Indonesia. (Dok. FAM dan Erspo)

JawaPos.com – Timnas Indonesia dan Malaysia sama-sama meluncurkan jersey baru untuk tim nasional mereka pada Jumat (23/1). Namun, meskipun kedua negara merilis desain yang baru, reaksi masyarakat Malaysia - terutama dari akun media sosial - menunjukkan ketidakpuasan terhadap jersey Timnas Malaysia yang diproduksi oleh Puma.

Bahkan, akun @onefootballmy memberikan kritik keras terhadap desain dan harga jersey Timnas Malaysia, bahkan memberikan nilai sangat rendah untuk produk tersebut.

"Jersey dengan desain sederhana begini, tetapi harga 3++," tulis akun @onefootballmy dengan nada skeptis, mengomentari produk terbaru Harimau Malaya yang dirilis oleh Puma. Media ini pun meramalkan bahwa banyak pendukung Malaysia akan memilih membeli jersey palsu daripada yang original, dengan memberikan rating hanya 3/10.

Sementara itu, perhatian dan pujian justru tertuju pada jersey Timnas Indonesia yang diproduksi oleh apparel lokal, Erspo. Akun yang sama, @onefootballmy, memberikan apresiasi tinggi kepada desain dan kualitas jersey Timnas Indonesia.

"Nice Erspo. 9/10 just wow," tulisnya. Bahkan, mereka penasaran berapa harga jersey Timnas Indonesia dalam mata uang Malaysia, menyiratkan rasa kagum terhadap kualitas dan presentasi yang diberikan oleh Erspo.

Sebelumnya, masyarakat Malaysia juga mengungkapkan rasa kecewanya terhadap peluncuran jersey Timnas Malaysia, yang dipandang kurang menarik dan kurang menggugah minat.

Salah seorang warganet dengan akun X @thejoezakaria menyebutkan bahwa peluncuran jersey Timnas Malaysia terkesan seadanya.

"Presentasi seperti ini membuat saya antusias dan bersemangat melihat produk Timnas Indonesia," kata Joe Zakaria, yang membandingkan peluncuran jersey Timnas Indonesia yang tampak lebih mewah dan terorganisir dengan baik. Ia bahkan mengaku tertarik untuk membeli jersey Timnas Indonesia setelah melihat desainnya yang menarik.

Berbeda dengan jersey Timnas Malaysia yang didominasi warna kuning dengan aksen hitam di logo FAM dan Puma, jersey Timnas Indonesia tampil lebih elegan dengan dominasi warna merah dan ornamen putih yang menyerupai desain jersey tim besar seperti Liverpool dan Arsenal. Desain ini mengundang pujian, baik dari masyarakat Indonesia maupun internasional.

Keputusan untuk bekerja sama dengan apparel lokal atau global tentunya membawa dampak yang berbeda. Apparel lokal, seperti Erspo, memberikan keuntungan lebih dalam hal fleksibilitas desain.

Erspo sebelumnya bahkan mengadakan sayembara desain untuk jersey Timnas Indonesia, yang memungkinkan khalayak umum turut berperan dalam penciptaan desain tersebut. Ini menunjukkan bahwa apparel lokal lebih mampu mengeksplorasi kreativitas, serta mendekatkan produk kepada kebutuhan dan selera pasar lokal.

Selain itu, harga jersey yang diproduksi oleh apparel lokal biasanya lebih terjangkau. Ini tentu memberikan keuntungan bagi banyak suporter yang ingin membeli jersey resmi timnas tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Keuntungan lain dari bekerja sama dengan apparel lokal adalah terciptanya rasa kebanggaan atas produk dalam negeri yang mendukung industri kreatif lokal.

Di sisi lain, apparel global seperti Puma memiliki kekuatan dalam hal branding dan jangkauan pasar internasional. Namun, jersey yang diproduksi sering kali lebih mahal dan cenderung menggunakan desain standar team wear, yang tinggal dipasang logo tim.

Meskipun kualitas material dianggap lebih terjamin, desain dan produksi jersey yang seringkali seragam seperti tim lain, dan tidak terlalu spesial membuat harga yang tinggi tidak selalu sebanding dengan nilai yang ditawarkan, seperti yang terlihat pada jersey Timnas Malaysia yang mendapat kritik keras.

Contohnya, corak jersey Timnas Malaysia ini sama dengan jersey dari mantan pemain Persebaya Surabaya, Song Ui-young, yakni Lion City Sailors.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore