Yongki Kastanya (kiri) dan Chairil Anwar Ohorella. (Facebook Yongki Kastanya)
JawaPos.com – Persebaya Surabaya akan bertanding menghadapi Malut United di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (17/1) sore. Hingga pekan ke-18, jarak poin yang terbentang antara kedua tim mencapai 15 poin (37-22).
Di klasemen sementara Liga 1 Indonesia musim ini, Green Force, julukan Persebaya, duduk di posisi runner-up. Sementara Malut United masih bercokol di peringkat ke-12.
Nah, kalau ditengok lewat perspektif kesejarahan, maka Persebaya dan Malut United ini memiliki ikatan yang kuat. Bahkan, saat ini di Persebaya terdapat 3 pemain asal Maluku Utara, yaitu Ardi Idrus, Risman Lauhin, dan Alfan Suaib.
Sebaliknya di kubu Malut United terdapat juga 3 nama yang punya tautan masa lalu dengan Persebaya, yitu direktur teknik Yeyen Tumena yang jadi pemain Persebaya 2004-2005, ada Saddam Tenang yang memperkuat Persebaya bahkan sejak jenjang junior pada 2011 lalu naik tim senior sampai 2013.
Dan, ketiga Alwi Slamat. Alwi yang pernah jadi kapten Persebaya saat membela tim kebanggaan Kota Pahlawan sejak musim 2019 hingga 2023.
Pertautan pemain Maluku dengan Persebaya tidak hanya terjadi, katakanlah 5 tahun terakhir. Bahkan, boleh dibilang sejak berdekade lalu selalu ada pemain Maluku dalam kisah sukses Persebaya. Inilah beberapa pemain berdarah Maluku yang masuk skuad saat Persebaya jadi juara.
1. Chairil ‘Pace’ Anwar Ohorella
Chairil Anwar yang kerap disapa Pace itu berasal dari Tulehu, Ambon. Pace meraih 3 piala bergengsi bersama Persebaya, yaitu kampiun Divisi Utama 1996-1997 dan 2004. Serta juara I pada 2003.
Dikutip dari unggahan StatsRawon di X Pace bermain untuk Persebaya dalam 8 musim (1996-2004). Dalam 156 laganya, Pace membuat 1 gol, 1 kartu merah, dan 17 kartu kuning.
2. Rienald Pieters
Pieters yang berasal dari Ambon, Maluku, ini merupakan pemain depan andalan Persebaya ketika jadi juara Divisi Utama 1996-1997. Pieters yang kini jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Surabaya itu.
Pieters menjadi salah satu pemain yang membuat gol di final Divisi Utama 1996-1997. Saat itu, Persebaya berhasil mengalahkan Bandung Raya dengan skor 3-1.
3. Yongki Kastanya
Yongki merupakan bagian dari skuad Persebaya saat menjuarai kompetisi era perserikatan musim 1987-1988. Sayangnya di musim itu, Persebaya tersangkut skandal Sepak Bola Gajah.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
