Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Januari 2025 | 03.45 WIB

Shin Tae-yong DIpecat, Timnas Indonesia Masih Berpeluang Lolos ke Piala Dunia 2026 dengan Syarat Berikut

Timnas Indonesia saat melawan Timnas Arab Saudi pada pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Timnas Indonesia saat melawan Timnas Arab Saudi pada pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Pemecatan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Senin (6/1/) menjadi perbincangan hangat publik. Keputusan itu diumumkan oleh PSSI dalam sebuah konferensi pers, setelah spekulasi pemecatan tersebut mencuat dari komentar anggota Exco PSSI Khairul Anwar.

Dalam unggahan Instagram pribadinya, @kairulanwar_1, Khairul menuliskan ucapan terima kasih kepada Shin Tae-yong. "Terima kasih STY atas kebersamaannya selama ini, kamu tetap menjadi bagian sejarah transformasi sepak bola Indonesia," tulisnya, dikutip Selasa (7/1).

Pemecatan ini menuai beragam reaksi. Timnas Indonesia masih harus menghadapi putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Skuad Garuda dijadwalkan bertemu lawan berat seperti Australia, Bahrain, Tiongkok, dan Jepang pada Maret hingga Juni 2025.

Namun, di tengah perdebatan tersebut, ahli tarot Denny Darko memprediksi tentang peluang Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026. Dalam kanal YouTube pribadinya, Denny menyebut bahwa peluang itu masih terbuka.

"Saya kira sekarang saat ini itu sangat mungkin untuk bisa didapatkan dan ini akan bisa diperoleh," ujar Denny Darko, Selasa (7/1).

Menurut Denny, ada syarat yang harus dipenuhi Timnas Indonesia agar peluang tersebut terwujud. Mereka harus mengenakan jersey berwarna merah yang merupakan seragam kandang skuad Garuda.

Denny menambahkan bahwa warna merah melambangkan keberanian dan semangat juang. Ia berharap ini dapat menjadi dorongan psikologis bagi para pemain. Ia juga menekankan pentingnya sugesti positif yang bisa memengaruhi performa Timnas Indonesia.

"Sugesti itu penting. Otomatis itu juga memberikan energi yang tidak terlihat dan akan membawa Indonesia memenangi pertandingan menuju ke Piala Dunia," ucapnya.

Selain itu, Denny menyoroti mentalitas pemain sebagai kunci utama. Menurutnya, kekuatan mental dapat menjadi pembeda di momen-momen krusial. "Iya, kemungkinannya besar karena perjuangannya secara mental. Waktu lawan Korea Selatan, itu mental yang menyelamatkan mereka," tambah Denny.

Terkait pemain naturalisasi, Denny mengakui bahwa langkah ini merupakan upaya yang harus diambil agar Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Meski demikian, ia berharap kehadiran pemain naturalisasi juga dapat memotivasi pemain lokal untuk meningkatkan performa mereka.

"Semoga dengan didatangkannya saudara-saudara sedarah mereka dari luar negeri akan tertular semangat internasionalnya. Ayo, sama-sama kita mendukung, mendoakan mereka. Karena sepertinya memang kombinasi yang sekarang akan menyembuhkan persepakbolaan di Indonesia," jelas Denny.

Meski kehilangan Shin Tae-yong, harapan untuk melihat Timnas Indonesia berlaga di Piala Dunia 2026 tetap terjaga. Dengan mentalitas kuat, strategi matang, dan dukungan penuh dari seluruh elemen bangsa, perjalanan Skuad Garuda masih terbuka lebar menuju impian tersebut.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore