Pratama Arhan yang berstatus tanpa klub menjadi incaran klub-klub Liga 1. (Instagram @pratamaarhan8)
JawaPos.com - Bursa transfer paruh musim Liga 1 Indonesia 2024/2025 makin menggeliat. Sejumlah klub sudah ambil ancang-ancang untuk merekrut pemain anyar. Salah satunya adalah Persija Jakarta.
Macan Kemayoran dikabarkan semakin dekat gelandang bertahan PSIS Semarang, Alfeandra Dewangga. Mengutip pemberitaan JawaPos.com (2/1), Direktur Persija, Mohammad Prapanca tak menutup kemungkinan pihaknya akan mendatangkan pemain baru.
“Apakah ada kehadiran pemain baru? Kita lihat saja nanti. Manajer dan pelatih kepala sedang bekerja untuk merealisasikannya. Yang pasti kami ingin melakukan yang terbaik,” ujar Prapanca.
Selain Dewangga, Persija juga dikaitkan dengan nama-nama bintang lainnya seperti Ernando Ari (Persebaya), Moussa Sidibe (Persis Solo), Yandi Munawar Sofyan (Malut United), hingga bek Timnas Bolivia, Sebastian Alvarez.
Nama lain yang cukup menarik perhatian publik adalah Pratama Arhan. Rumor bek kiri Timnas Indonesia akan bergabung ke Persija tidak lepas dari kemunculan foto dirinya bersama gelandang Persija, Witan Sulaeman.
Foto tersebut diunggah oleh Witan Sulaeman di akun Instagram Stories miliknya, Kamis (2/1). Rumor ini tidak lepas dari status Pratama Arhan saat ini yang tidak memiliki klub usai dilepas oleh Suwon FC. Selain Persija, Pratama Arhan juga dikaitkan dengan klub Liga 1 lainnya seperti Semen Padang, Dewa United, dan Persebaya Surabaya.
Meski belum meresmikan satu pun pemain baru, Persija disebut akan melakukan pergerakan transfer pemain pada pekan depan.
Lain Persija, lain pula Persebaya Surabaya. Klub berjuluk Green Force tersebut dirumorkan akan menggaet empat pemain anyar di bursa transfer paruh musim 2024/2025.
Informasi ini mencuat usai akun Instagram suporter Persebaya @kitabonek menyebut sudah ada empat pemain baru yang bersepakat gabung Persebaya. Namun keempat pemain tersebut belum disebutkan secara pasti.
Dari pemberitaan JawaPos.com (2/1), keempat pemain baru yang diisukan akan bergabung di bawah asuhan pelatih Paul Munster, di antaranya adalah gelandang muda Ichsas Baihaqi yang saat ini memperkuat Persijap Jepara di Liga 2.
Kemudian ada gelandang serang Persibo Bojonegoro Vitor Barata dan bek Timnas Filipina Christian Rontini. Peluang Persebaya menggaet Rontini cukup besar karena mantan pemain Persita Tangerang itu baru saja dilepas oleh Madura United dan berstatus bebas transfer.
Terakhir ada nama Jucie Lupita yang merupakan penyerang klub Liga 2 Korea Selatan, Bucheon FC 1995.
Bila rumor ini benar, Persebaya Surabaya tentunya akan mendapatkan amunisi tambahan untuk meningkatkan performa di paruh kedua Liga 1 musim 2024/2025. Saat ini Persebaya masih ada di peringkat kedua di bawah Persib Bandung dengan selisih 1 poin.
Selain Persija dan Persebaya, ada pula Persib Bandung yang sudah meresmikan dua pemain di bursa transfer paruh musim. Pemuncak klasemen Liga 1 itu resmi mempermanenkan gelandang serang Adam Alis dan memulangkan Zalnando usai dipinjamkan ke PSIS Semarang.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
