Stefano Lilipaly akan jadi andalan Borneo FC saat menjamu Persebaya Surabaya. (Instagram Stefano Lilipaly)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali menjadi sorotan dengan rumor transfer Stefano Lilipaly dari Borneo FC. Jika terealisasi, kedatangan pemain berusia 34 tahun itu bisa membawa perubahan besar dalam taktik dan kekuatan skuad Green Force.
Lilipaly dikenal sebagai pemain dengan insting menyerang yang tajam dan kemampuan mengirimkan umpan matang. Musim lalu, ia mencatatkan 11 gol dan 18 assist, menjadikannya salah satu pemain paling produktif di Liga 1.
Meski performanya menurun musim ini, dengan baru mencetak dua gol dan empat assist dalam 16 pertandingan, Lilipaly tetap memiliki kualitas untuk menjadi pembeda. Pemain diaspora ini bisa menjadi solusi bagi lini serang Persebaya Surabaya yang kian tajam di musim 2024/2025.
Rumor kedatangan Lilipaly semakin menguat setelah kabar kedekatannya dengan agen pemain Gabriel Budi yang sering bekerja sama dengan Persebaya Surabaya. Ditambah lagi, ada momen pertemuan antara Lilipaly dan kapten Persebaya Surabaya, Bruno Moreira, yang semakin memanaskan isu transfer ini.
Jika Lilipaly bergabung, Paul Munster selaku pelatih diprediksi akan mengubah formasi andalannya. Dari skema 4-3-3 yang sering digunakan, Persebaya Surabaya bisa beralih ke formasi 4-1-4-1 yang lebih menyerang.
GRAFIS FORMASI
Dalam skema ini, Mohammed Rashid akan bertugas sebagai gelandang bertahan tunggal untuk menjaga keseimbangan tim. Sementara itu, empat pemain menyerang, yakni Lilipaly, Bruno Moreira, Francisco Rivera, dan Malik Risaldi, akan mendukung Flavio Silva sebagai ujung tombak.
Formasi ini memungkinkan Persebaya Surabaya untuk memaksimalkan potensi serangan dari berbagai sisi. Lilipaly yang fleksibel dapat bermain sebagai gelandang serang atau winger, memberikan variasi dalam membongkar pertahanan lawan.
Bayangkan betapa menakutkannya kombinasi Lilipaly, Bruno, dan Rivera di lini tengah. Ketiganya memiliki visi permainan yang luar biasa dan mampu menciptakan peluang emas untuk Flavio Silva di depan.
Malik Risaldi yang dikenal sebagai pemain cepat akan semakin leluasa memanfaatkan ruang di sisi sayap. Kombinasi pemain lokal dan asing ini bisa menjadi ancaman besar bagi tim-tim lain di Liga 1.
Di lini belakang, duet Kadek Raditya dan Slavko Damjanovic akan tetap menjadi tembok kukuh. Keduanya sudah terbukti solid menjaga pertahanan Persebaya Surabaya sepanjang musim ini.
Sementara itu, Ernando Ari Sutaryadi yang kini menjadi kiper utama Timnas Indonesia akan tetap menjadi andalan di bawah mistar. Pengalamannya dalam menghadapi tekanan besar akan menjadi aset penting bagi Green Force.
Dengan formasi 4-1-4-1, Persebaya Surabaya tidak hanya kuat dalam menyerang tetapi juga tetap solid dalam bertahan. Kehadiran Lilipaly akan membuat Green Force lebih fleksibel dalam bermain baik di kandang maupun tandang.
Musim ini, Persebaya Surabaya telah menunjukkan performa yang konsisten dengan memuncaki klasemen sementara Liga 1. Jika Lilipaly benar-benar bergabung, peluang mereka untuk mempertahankan posisi tersebut hingga akhir musim akan semakin besar.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
