Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 Desember 2024 | 00.53 WIB

Breaking News: PT LIB Minta Maaf kepada Persebaya Surabaya atas Kesalahan Fatal di Kanal Media Sosial Mereka

Terlihat kesalahan fatal dari PT LIB di pertandingan Semen Padang vs Persebaya Surabaya. (Media LIB)

 

JawaPos.com — PT Liga Indonesia Baru (LIB) resmi meminta maaf kepada Persebaya Surabaya atas kesalahan fatal yang dilakukan di kanal media sosial resmi Liga 1. Permintaan maaf tersebut disampaikan melalui surat resmi bernomor 1792/LI-COR/XII/2024 yang ditandatangani oleh Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus.

Kesalahan bermula dari unggahan story di akun Instagram @Liga1match yang menyebutkan Mohammed Rashid mencetak gol bunuh diri. Padahal, fakta di lapangan menunjukkan tidak ada gol bunuh diri yang terjadi pada pertandingan antara Semen Padang FC dan Persebaya Surabaya.

Pertandingan tersebut berakhir dengan skor imbang tanpa gol, sebagaimana tercatat dalam hasil resmi Liga 1. Namun, unggahan yang keliru tersebut sempat memicu spekulasi di kalangan pencinta sepak bola Tanah Air.

Dalam surat tanggapan kepada manajemen Persebaya Surabaya, PT LIB mengakui kesalahan teknis yang terjadi. Mereka juga menyebutkan unggahan tersebut telah dihapus tidak lama setelah disadari ada kesalahan.

“Kami atas nama LIB memohon maaf sebesar-besarnya kepada manajemen Persebaya Surabaya atas kesalahan tersebut,” tulis PT LIB dalam surat resminya. Mereka juga berkomitmen untuk menjadikan insiden ini sebagai pelajaran agar tidak terulang di masa depan.

Manajemen Persebaya Surabaya sebelumnya telah melayangkan surat klarifikasi dengan nomor 265/PT.PI-XII/2024. Surat tersebut dikirimkan pada 18 Desember 2024, menuntut penjelasan terkait unggahan yang dianggap merugikan nama baik klub.

Respon cepat dari PT LIB dinilai sebagai langkah positif untuk menjaga hubungan baik dengan klub peserta Liga 1. Hal ini juga menunjukkan komitmen mereka untuk memperbaiki sistem kerja, khususnya di bidang media sosial.

Manajemen Persebaya Surabaya pun memberikan tanggapan atas permintaan maaf tersebut. “Terima kasih atas respon dan permintaan maaf PT LIB, semoga menjadi pelajaran untuk kita semua,” tulis mereka dalam pernyataan resmi.

Kesalahan seperti ini memang bisa menjadi perhatian serius di era digital, terutama bagi organisasi besar seperti PT LIB. Dengan jutaan pengikut di media sosial, setiap unggahan memiliki dampak yang luas terhadap persepsi publik.

Tidak hanya berdampak pada reputasi klub, kesalahan ini juga berpotensi menciptakan kebingungan di kalangan pendukung. Oleh karena itu, langkah PT LIB untuk segera mengklarifikasi dan meminta maaf patut diapresiasi.

Ferry Paulus dalam suratnya juga menegaskan pentingnya pembelajaran dari insiden ini. Ia berharap ke depannya aktivitas media sosial PT LIB dapat berjalan dengan lebih cermat dan profesional.

Manajemen Persebaya Surabaya juga menyoroti pentingnya kerja sama antara klub dan operator liga untuk menciptakan Liga 1 yang lebih baik. Insiden ini dijadikan momentum untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan kompetisi.

Para pendukung Persebaya Surabaya, Bonek, sempat mempertanyakan unggahan tersebut sebelum akhirnya dihapus. Hal ini menunjukkan betapa besarnya perhatian suporter terhadap segala hal yang menyangkut klub kebanggaan mereka.

Meski demikian, respons cepat dari PT LIB berhasil meredakan situasi yang berpotensi memanas. Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen mereka untuk menjaga transparansi dalam pengelolaan Liga 1.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore