Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Desember 2024 | 15.38 WIB

Krisis Lini Belakang Persebaya Surabaya Jelang Duel Panas Kontra Borneo FC, Bait-bait Doa dari Bonek Hiasi Akun Medsos Green Force

Ilustrasi suporter Persebaya, Bonek memadati Stadion Gelora Bung Tomo. (ANTARA)

JawaPos.com Bait-bait doa dari Bonek memenuhi kolom komentar Instagram resmi Persebaya Surabaya jelang laga panas melawan Borneo FC. Dukungan penuh harap tersebut muncul di tengah krisis lini belakang yang dialami Green Force.

Doa-doa tersebut menjadi cerminan kecemasan sekaligus keyakinan Bonek terhadap tim kebanggaannya. Salah satu doa yang mencuri perhatian berbunyi, “Menang alhamdulillah imbang bersyukur komposisi lini belakang kropos.”

Optimisme tetap hadir meski kondisi tim sedang tidak ideal. Doa lainnya seperti “Bismillah yok” dan “Bismillah 3 poin” menjadi bentuk keyakinan Bonek Persebaya Surabaya akan keluar sebagai pemenang.

Laga melawan Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo hari ini, Jumat (20/12) pukul 19.00 WIB, menjadi momen penting bagi Persebaya Surabaya. Duel ini adalah ujian berat untuk menjaga posisi puncak klasemen Liga 1 Indonesia 2024/2025.

Persebaya Surabaya saat ini memimpin klasemen dengan 34 poin dari 15 pertandingan. Mereka berhasil mencatatkan 10 kemenangan, 4 hasil imbang, dan hanya 1 kekalahan sepanjang musim ini.

Di sisi lain, Borneo FC menguntit di peringkat ketiga dengan koleksi 26 poin dari jumlah pertandingan yang sama. Pesut Etam mencatatkan 7 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 3 kekalahan.

Kondisi lini belakang Persebaya Surabaya menjadi sorotan tajam menjelang laga ini ketika Ardi Idrus, Arief Catur, dan Mikael Tata harus absen. Dalam beberapa pertandingan terakhir, soliditas yang biasa terlihat mulai terganggu.

Borneo FC datang dengan kepercayaan diri tinggi sebagai tim dengan clean sheet terbanyak musim ini. Total delapan kali mereka sukses menjaga gawangnya tanpa kebobolan.

Sebaliknya, Persebaya Surabaya hanya mampu mencatatkan satu clean sheet dalam lima pertandingan terakhir. Namun, lini depan mereka cukup produktif dengan torehan 11 gol dalam rentang waktu yang sama.

Pelatih Paul Munster menyadari tantangan berat yang dihadapi anak asuhnya. Ia menegaskan pentingnya memaksimalkan peluang di depan gawang dan memperkuat koordinasi di lini belakang.

Dukungan penuh dari ribuan Bonek yang memenuhi Gelora Bung Tomo menjadi motivasi tambahan. Stadion yang dikenal angker bagi lawan diharapkan kembali memberikan tekanan besar bagi Borneo FC.

Persebaya Surabaya memiliki rekor fantastis di laga kandang musim ini. Dari delapan pertandingan kandang, mereka meraih enam kemenangan dan dua hasil imbang.

Borneo FC, meski tampil digdaya di lini pertahanan, memiliki catatan yang tidak terlalu istimewa di laga tandang. Mereka hanya meraih dua kemenangan dari delapan laga tandang musim ini.

Menarik untuk melihat bagaimana Paul Munster memanfaatkan keunggulan ini. Pelatih asal Irlandia Utara tersebut dikenal sebagai sosok yang cermat dalam meracik strategi.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore