Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 15 Desember 2024 | 19.53 WIB

Rekor Pertemuan Semen Padang Kontra Persebaya Surabaya jadi Alarm Bahaya, Green Force Sulit Menang Lawan Kabau Sirah

Semen Padang percaya diri menatap laga hadapi Persebaya Surabaya di hadapan ribuan suporternya. (Media Semen Padang) - Image

Semen Padang percaya diri menatap laga hadapi Persebaya Surabaya di hadapan ribuan suporternya. (Media Semen Padang)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya akan menjalani tantangan berat saat bertandang ke markas Semen Padang pada Minggu (15/12) sore di Stadion Haji Agus Salim. Pertandingan pekan ke-15 Liga 1 ini bakal menjadi ujian mental bagi Green Force.

Secara klasemen, kedua tim saat ini berada di posisi yang berlawanan. Persebaya Surabaya memimpin di puncak klasemen dengan performa yang konsisten, sementara Semen Padang berjuang di peringkat ke-15 untuk keluar dari zona bahaya.

Meski unggul di atas kertas, Persebaya Surabaya memiliki catatan rekor pertemuan yang kurang menggembirakan melawan Semen Padang. Dalam dua pertemuan terakhir di Liga 1, Green Force belum mampu meraih kemenangan atas Kabau Sirah.

Pertemuan pertama terjadi pada Juli 2019 di Padang yang berakhir imbang tanpa gol. Sementara itu, laga kedua di Surabaya pada November 2019 juga hanya berakhir imbang 1-1.

Rekor ini menjadi sinyal bahaya bagi pasukan Paul Munster yang ingin mempertahankan posisinya di puncak klasemen. Pelatih asal Irlandia Utara itu mengingatkan timnya untuk tidak menganggap remeh Semen Padang meskipun posisi lawan berada di papan bawah.

“Kami tidak boleh meremehkan mereka. Setiap pertandingan di Liga 1 selalu sulit, apalagi mereka bermain di depan pendukung sendiri,” ujar Munster dalam konferensi pers sebelum laga.

Semen Padang sendiri tengah termotivasi setelah meraih kemenangan penting melawan Madura United pada pekan sebelumnya. Gol tunggal dari pemain Jepang, Ryohei Michibuchi, menjadi penentu kemenangan Kabau Sirah di laga itu.

Munster mengakui Ryohei Michibuchi menjadi salah satu ancaman utama yang harus diwaspadai. Namun, ia juga menekankan Semen Padang bermain baik sebagai sebuah tim, terutama ketika bermain di kandang.

“Tentu bukan hanya dia saja yang perlu diwaspadai. Mereka bermain secara kolektif, dan dukungan suporter menambah motivasi mereka,” imbuh Munster.

Di sisi Persebaya Surabaya, kunci serangan Green Force akan bertumpu pada tiga pemain utama, yakni Flavio Silva, Mohammed Rashid, dan Francisco Rivera. Ketiganya sedang dalam performa terbaik dan menjadi tulang punggung permainan Persebaya Surabaya.

Flavio Silva dan Mohammed Rashid kini sama-sama telah mencetak enam gol di Liga 1 musim ini. Kedua pemain ini juga masuk dalam daftar pencetak gol terbanyak sementara liga.

Rashid bahkan baru saja dinobatkan sebagai pemain terbaik Persebaya Surabaya untuk bulan November. Gelandang asal Palestina itu terus menunjukkan perannya sebagai motor serangan sekaligus pencetak gol penting bagi tim.

Francisco Rivera juga menjadi sorotan setelah tampil impresif dalam beberapa pertandingan terakhir. Gelandang asal Spanyol ini telah tiga kali terpilih sebagai man of the match dalam lima laga terakhir dan baru saja mencetak gol debutnya untuk Persebaya Surabaya.

Beruntungnya, Persebaya Surabaya sudah kembali kedatangan Bruno Moreira dalam laga kali ini. Pemain asal Brasil itu sebelumnya saat menghadapi Persik Kediri masih menjalani hukuman akumulasi kartu merah setelah insiden dalam laga melawan Arema FC.

Kembalinya Bruno tentu menjadi keuntungan besar bagi Green Force. Tentu, Munster optimistis dengan kedalaman skuadnya yang makin lengkap dengan peran Bruno di lini depan.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore