Francisco Rivera dan Majed Osman siap saling jegal di lini tengah laga Persebaya Surabaya vs Persik Kediri. (Instagram @cachisrivera/@majedsosman)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali mempersiapkan laga penting melawan Persik Kediri pada pekan ke-14 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Green Force, yang kini memimpin klasemen sementara, sedang dalam performa terbaiknya berkat kombinasi pemain bintang dan strategi matang dari Paul Munster.
Dengan raihan 30 poin dari 13 pertandingan, Persebaya Surabaya sukses mencatatkan 9 kemenangan, 3 hasil imbang, dan hanya sekali kalah. Statistik ini menunjukkan konsistensi permainan tim yang solid di semua lini, termasuk kontribusi besar dari Francisco Rivera, gelandang serang mereka.
Francisco Rivera, pemain asal Meksiko, tampil hampir di setiap pertandingan Persebaya Surabaya musim ini. Dari 13 laga yang ia jalani, Rivera menyumbangkan 2 assist, meskipun belum berhasil mencetak gol untuk timnya.
Di sisi lain, Persik Kediri juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Macan Putih saat ini berada di posisi tengah klasemen dengan 18 poin dari 13 pertandingan, hasil dari 5 kemenangan, 3 imbang, dan 5 kekalahan.
Dalam laga ini, sorotan utama tertuju pada duel antarpemain termahal dari masing-masing tim. Francisco Rivera dari Persebaya Surabaya akan berhadapan dengan Majed Osman, pemain andalan Persik Kediri asal Lebanon.
Rivera, yang lahir pada 23 September 1994 di San Luis Potosí, Meksiko, memiliki harga pasar sebesar Rp 7,82 miliar. Pemain berusia 30 tahun ini dikenal sebagai gelandang serang kreatif yang mengandalkan kaki kirinya dalam setiap aksi di lapangan.
Bergabung dengan Persebaya Surabaya sejak Juli 2024, Rivera telah menunjukkan peran pentingnya dalam membangun serangan tim. Meskipun catatan golnya belum bertambah, keberadaannya di lini tengah memberikan stabilitas sekaligus kreativitas bagi Green Force.
Sementara itu, Persik Kediri mengandalkan Majed Osman, pemain yang juga berusia 30 tahun, dengan harga pasar mencapai Rp 6,08 miliar. Osman, yang lahir di London, Inggris, namun membela Timnas Lebanon, dikenal sebagai sayap kiri eksplosif dengan kemampuan kaki kanan yang mematikan.
Majed Osman bergabung dengan Persik pada Juli 2024 dan sejak itu menjadi pilar penting dalam skema permainan mereka. Dengan tinggi badan 1,83 meter, Osman juga kerap menjadi ancaman dalam duel udara di lini depan.
Secara total, duel antara Rivera dan Osman ini memiliki nilai pasar gabungan mencapai Rp 13,9 miliar. Angka tersebut menempatkan pertandingan ini sebagai salah satu yang paling dinantikan di pekan ke-14 Liga 1.
Persaingan kedua pemain ini diprediksi akan berlangsung sengit di lapangan. Rivera, dengan gaya bermain yang mengandalkan umpan-umpan terukur, akan berusaha membuka peluang bagi lini depan Persebaya Surabaya.
Di sisi lain, Osman akan mencoba memanfaatkan kecepatannya untuk menerobos pertahanan kukuh Persebaya Surabaya yang sejauh ini baru kebobolan sedikit gol. Kekuatan fisik dan teknik individunya bisa menjadi senjata andalan Persik untuk mencuri poin di Gelora Bung Tomo.
Tidak hanya itu, gaya bermain kedua pemain ini juga menjadi representasi filosofi sepak bola tim masing-masing. Persebaya Surabaya yang mengedepankan permainan kolektif akan bertumpu pada kreativitas Rivera di lini tengah.
Sementara itu, Persik Kediri, yang sering mengandalkan serangan balik cepat, akan memaksimalkan pergerakan Osman di sisi sayap. Dengan demikian, pertarungan ini tidak hanya soal siapa yang lebih mahal, tetapi juga siapa yang lebih efektif di lapangan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
