Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Desember 2024 | 16.18 WIB

Deretan Pemain Arema FC yang Langsung Pindah ke Persebaya Surabaya, Siap Panaskan Derbi Jawa Timur!

Mikael Tata dari Persebaya Surabaya jadi salah satu talenta Papua di Timnas Indonesia yang berlaga pada Piala AFF 2024. (Media Persebaya)

 

JawaPos.com — Laga panas bertajuk Derbi Jawa Timur akan kembali hadir saat Persebaya Surabaya menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu, 7 Desember 2024 pukul 15.30 WIB. Pertandingan ini tak hanya menyajikan rivalitas sengit di lapangan, tetapi juga cerita menarik tentang pemain-pemain yang pernah membela kedua tim di era Liga 1 Indonesia.

Persebaya Surabaya saat ini sedang berada di puncak performa dengan raihan 27 poin dari 12 laga. Tim asuhan Paul Munster ini mencatatkan 8 kemenangan, 3 hasil imbang, dan hanya 1 kekalahan, sehingga kukuh memimpin klasemen sementara Liga 1 2024/2025.

Di sisi lain, Arema FC masih harus berjuang memperbaiki posisi di papan tengah dengan koleksi 21 poin dari 12 laga. Tim Singo Edan yang kini berada di peringkat 6 telah meraih 6 kemenangan, 3 hasil imbang, dan 3 kekalahan sejauh ini.

Namun, di balik rivalitas abadi kedua tim, ada fakta menarik tentang perpindahan pemain di era Liga 1. Beberapa pemain Arema FC tercatat langsung bergabung dengan Persebaya Surabaya, sementara ada pula yang beralih dari Green Force ke Singo Edan.

Nama pertama dalam daftar ini adalah Mikael Tata, bek kiri yang bergabung dengan Persebaya Surabaya pada 8 November 2023. Pemain muda berbakat asal Indonesia ini sebelumnya membela Arema FC sebelum memilih hijrah ke Surabaya dan kini menjadi andalan di Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong untuk Piala AFF 2024.

Sebelum Mikael Tata, pada musim 2019/2020 ada Nasir, bek kiri lainnya yang pindah dari Arema FC ke Persebaya Surabaya pada 22 Januari 2020. Pemain asli Indonesia ini dikenal memiliki kemampuan bertahan yang solid dan langsung menjadi bagian penting dari skuad Green Force.

Masih di musim yang sama, Persebaya Surabaya juga mendatangkan pemain asing Arema FC, yaitu Makan Konate, seorang gelandang serang asal Mali, pada 16 Januari 2020. Konate merupakan salah satu pemain terbaik di Liga 1 yang terkenal dengan kreativitas dan akurasi tembakannya, membuatnya menjadi tambahan besar bagi Persebaya Surabaya saat itu.

Selain perpindahan ke Persebaya Surabaya, ada juga cerita sebaliknya ketika pemain Persebaya Surabaya hijrah ke Arema FC. Salah satu contohnya adalah Ricky Kayame, winger lincah yang bergabung dengan Arema FC pada 26 Februari 2019 setelah sebelumnya memperkuat Persebaya Surabaya.

Pada musim 2017/2018, ada pula nama Reky Rahayu, seorang kiper yang meninggalkan Arema FC untuk memperkuat Persebaya Surabaya pada 21 Maret 2018. Meski sempat mendapat sorotan, perpindahan Reky menjadi salah satu keputusan besar dalam kariernya di Liga 1.

Cerita perpindahan langsung antarkedua tim ini menambah bumbu dalam persaingan sengit Derbi Jawa Timur. Para pemain yang pernah membela kedua klub harus menghadapi tekanan besar dari suporter masing-masing tim yang terkenal fanatik.

Saat ini, Mikael Tata menjadi sorotan karena statusnya sebagai pemain Persebaya Surabaya yang juga tampil reguler untuk Timnas Indonesia. Penampilannya bersama skuad Shin Tae-yong di Piala AFF 2024 menjadi bukti konsistensi performanya, meski dirinya tak akan menjadi andalan Green Force saat melawan mantan klubnya, Arema FC.

Rivalitas antara Persebaya Surabaya dan Arema FC memang tak pernah kehilangan daya tarik. Selain persaingan di lapangan, cerita-cerita seperti perpindahan pemain semakin memperkuat emosi kedua kubu setiap kali Derbi Jawa Timur berlangsung.

Dengan sejarah panjang persaingan ini, para pemain yang pernah membela kedua tim pasti memiliki cerita tersendiri. Mereka tak hanya berhadapan dengan tantangan di lapangan, tetapi juga harus mampu membuktikan diri kepada suporter yang memiliki ekspektasi tinggi.

Nama-nama seperti Mikael Tata, Makan Konate, dan Nasir menjadi bukti bahwa rivalitas antara Persebaya Surabaya dan Arema FC tidak selalu membatasi perjalanan karier pemain. Dalam dunia sepak bola profesional, perpindahan klub adalah hal yang lumrah meskipun sering kali membawa risiko besar, terutama di tengah rivalitas yang panas.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore