Baca Juga: Mohammed Rashid, Gelandang Bertahan yang Menjadi Top Skor Liga 1 Persebaya Surabaya
Paul Munster enggan remehkan Madura United dan pilih fokus siapkan strategi Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)
JawaPos.com - Pertandingan Madura United melawan Persebaya Surabaya, Senin (2/12), di Stadion Bangkalan berakhir dengan drama di penghujung laga. Paul Munster, pelatih Persebaya Surabaya, diganjar kartu kuning oleh wasit dalam momen yang penuh tensi.
Laga ini sejak awal sudah memperlihatkan intensitas tinggi dari kedua tim yang tampil ngotot. Persebaya Surabaya berhasil menang tipis 2-1 berkat brace Mohammed Rashid, tetapi suasana panas di lapangan menyisakan cerita lain.
Babak pertama berjalan alot dengan kedua tim bermain saling serang, tetapi minim peluang berbahaya. Persebaya Surabaya baru mampu memecah kebuntuan lewat gol Rashid di menit ke-44, memanfaatkan bola rebound di kotak penalti.
Di babak kedua, pertandingan semakin menarik saat Madura United menyamakan kedudukan melalui gol Maxuel Da Silva. Namun, Rashid kembali menjadi pahlawan Persebaya Surabaya dengan gol keduanya di menit ke-84 yang memastikan kemenangan tim tamu.
Kemenangan Persebaya Surabaya ini sekaligus membuat mereka semakin kokoh di puncak klasemen Liga 1 2024/2025 dengan 27 poin. Sementara itu, Madura United semakin terpuruk di peringkat 17 dengan hanya mengoleksi enam poin dari 12 laga.
Namun, bukan hanya skor akhir yang menjadi sorotan dari laga Derby Suramadu ini. Di akhir pertandingan, situasi memanas dengan beberapa pemain dan ofisial terlihat terlibat adu argumen di tepi lapangan.
Wasit yang memimpin pertandingan akhirnya mengambil tindakan tegas dengan mengeluarkan kartu kuning untuk Paul Munster. Pelatih asal Irlandia Utara itu tampak kecewa dengan keputusan tersebut, meski belum ada kejelasan terkait alasan pasti pemberian kartu kuning itu.
Kemelut ini menambah bumbu dalam pertandingan yang sejatinya sudah berjalan penuh tensi sejak awal. Kedua tim sama-sama mendapatkan total empat kartu kuning sepanjang laga, menunjukkan tingginya intensitas di lapangan.
Bagi Persebaya Surabaya, kemenangan ini menjadi bukti kekuatan mental mereka dalam menghadapi tekanan, terutama di laga tandang. Mohammed Rashid tampil luar biasa sebagai gelandang yang mampu mencetak gol di momen-momen krusial.
Namun, Paul Munster juga patut diapresiasi atas strategi jitu yang diterapkannya. Pergantian pemain seperti memasukkan Malik Risaldi dan Gilson Costa terbukti mampu menjaga keseimbangan tim sepanjang pertandingan.
Meski demikian, insiden kartu kuning yang diterima Munster di akhir laga menjadi tanda tanya besar. Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak Persebaya Surabaya terkait kejadian tersebut.
Para pendukung Green Force, Bonek dan Bonita, tentu berharap kartu kuning ini tidak memengaruhi kiprah Munster dalam memimpin tim. Pasalnya, di bawah asuhannya, Persebaya Surabaya menunjukkan performa luar biasa dengan mendominasi Liga 1 musim ini.
Di sisi lain, Madura United harus segera berbenah untuk keluar dari zona degradasi. Tim asuhan Paulo Meneses ini masih kesulitan tampil konsisten meski sempat memberikan perlawanan ketat kepada Persebaya Surabaya.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
