Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 November 2024 | 17.48 WIB

Persahabatan Bintang Persebaya Surabaya Malik Risaldi dan Lulinha: Kini Terpisah Nasib Klub yang Bagaikan Langit dan Bumi

Lulinha ketika merayakan golnya untuk Malik Risaldi ketika masih sama-sama membela Madura United. (Media Madura United)

JawaPos.com — Kisah persahabatan di dunia sepak bola sering menjadi inspirasi, termasuk cerita unik dari Malik Risaldi dan Lulinha. Meski kini membela klub yang berbeda, hubungan erat keduanya tetap terjaga meski terpisah oleh Jembatan Suramadu.

Malik Risaldi adalah bintang muda Persebaya Surabaya, sedangkan Lulinha merupakan pengatur serangan Madura United. Rivalitas di lapangan tak pernah menghapus persahabatan yang terjalin sejak lama di luar lapangan.

Persahabatan mereka bermula pada musim 2022 saat Malik masih bermain untuk Madura United. Kala itu, chemistry antara Malik dan Lulinha menjadi kekuatan utama Laskar Sape Kerrab dalam mengarungi Liga 1.

Momen paling berkesan terjadi pada Agustus 2022 ketika Madura United menghadapi Persebaya Surabaya di Gelora Bung Tomo. Lulinha mencetak gol penting yang membuat laga berakhir imbang 2-2.

Selebrasi Lulinha saat itu menjadi perhatian publik karena ia mengangkat jersey Malik Risaldi. Gol tersebut dipersembahkan untuk Malik yang absen karena menjaga buah hatinya yang baru lahir dan tengah sakit.

“Saya dedikasikan gol ini untuk sahabat saya, Malik Risaldi, yang sedang melewati momen sulit,” ujar Lulinha usai pertandingan.

Aksi ini menggambarkan kedalaman hubungan emosional mereka di luar lapangan.

Sebagai pemain berpengalaman asal Brasil, Lulinha selalu menjadi mentor bagi Malik yang tengah meniti karier sebagai bintang lokal. Meski berbeda latar belakang budaya, keduanya memiliki hubungan yang saling mendukung.

Namun, takdir membawa mereka ke jalur yang berbeda. Musim 2024/2025 menjadi awal baru, dengan Malik bertahan di Persebaya Surabaya. Sementara Lulinha kembali memperkuat Madura United.

Kini, mereka berada di sisi berlawanan dari Jembatan Suramadu, simbol yang memisahkan Surabaya dan Madura. Meski begitu, komunikasi mereka tetap terjaga erat di luar lapangan.

Malik, yang telah mencetak dua gol untuk Persebaya Surabaya musim ini, sering bertukar cerita dengan Lulinha. Di sisi lain, Lulinha mencatatkan tujuh gol untuk Madura United, meskipun timnya sedang berada di zona degradasi.

Meski bersahabat, profesionalisme tetap menjadi prioritas keduanya saat bertanding. Ketika peluit pertandingan berbunyi, mereka akan berjuang keras demi lambang klub di dada mereka.

Lulinha dipastikan absen dalam pertemuan mendatang melawan Persebaya Surabaya karena akumulasi kartu kuning. Sementara Malik tengah memulihkan diri dari cedera yang didapat dalam laga sebelumnya.

Absennya Lulinha menjadi kerugian besar bagi Madura United, yang kini berjuang keluar dari zona degradasi. Namun, bagi Malik dan Persebaya Surabaya, ini adalah peluang untuk membawa pulang poin penuh dari Gelora Bangkalan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore