Ultras Garuda membentangkan spanduk raksasa sebagai bentuk dukungan kepada Timnas Indonesia kontra Jepang di SUGBK, Jakarta, Jumat (15/11) malam. (Dimas Ramadhan Wicaksana/JawaPos.com)
JawaPos.com - Bukan Ultras Garuda namanya jika tak membuat koreografi saat pertandingan Timnas Indonesia vs Jepang. Kelompok suporter penghuni sisi selatan Stadion Utama Gelora Bung Karno itu mengingatkan memoris manis saat Garuda sukses menang 7-0 atas Jepang.
Koreografi ciamik itu ditunjukkan oleh Ultras Garuda saat pertandingan akan dimulai, tepatnya sesaat setelah para pemain Timnas Indonesia dan Jepang masuk ke lapangan.
Saat para pemain mulai berbaris, Ultras Garuda menurunkan spanduk besar berwarna krem secara perlahan. Awalnya tak terlihat jelas apa isi dari spanduk itu.
Namun, saat kedua tim menyanyikan lagu kebangsaan, spanduk mulai turun dengan penuh. Isi tulisan dalam kain itupun terlihat jelas.
Ternyata, ada tulisan 'Speedy Indonesia, Rout Japan' yang berarti 'Indonesia mengalahkan Jepang dengan cepat'. Kemudian di bawahnya ada tulisan 'Indonesia 7-0 Japan' yang berarti hasil pertandingan kedua tim di masa lampau alias 56 tahun yang lalu.
Skuad Garuda memang punya memori manis saat bertemu Jepang 56 tahun lalu. Tepatnya pada 11 Agustus 1968, di mana saat itu Garuda mampu menang tujuh gol tanpa balas di ajang Merdeka Cup di Stadion Perak, Ipoh, Malaysia.
Tujuh gol kemenangan Timnas Indonesia itu diciptakan oleh lima pemain berbeda. Masing-masing adalah Jacob Sihasale yang mencetak dua gol, Sutjipto Suntoro dengan hattrick, serta Abdul Kadir dan Surya Lesmana.
Para pencetak gol itu juga ditampilkan oleh Ultras Garuda dalam spanduk tersebut. Semua yang ditampilkan cukup komplet untuk meninjukkan Timnas Indonesia pernah digdaya atas Jepang.
Maklum, skor telak 7-0 memang menunjukkan betapa kuatnya Timnas Indonesia saat itu. Selain itu, Kemenangan tersebut menjadi salah satu pencapaian besar bagi sepak bola Indonesia.
Di sebelah spanduk besar itu, Ultras Garuda turut menunjukkan pesan yang cukup tajam dan tegas.
"Don't forget this!!! We believe it will happen again (Jangan lupakan ini! Kami percaya itu akan terjadi lagi)," tulis Ultras Garuda.
Koreografi sensasional tak hanya ditunjukkan oleh Ultras Garuda. Di sisi utara tribune Stadion Utama GBK, La Grande Indonesia tak mau kalah. Mereka memasang spanduk raksasa bergambar godzilla sedang dihajar oleh Gundala Putra Petir.
Godzilla identik dengan monster yang berasal dari Jepang. Sementara Gundala Putra Petir adalah super hero asal Indonesia. Gambar itu seolah menandakan Timnas Indonesia akan menaklukkan Jepang.
Selain itu, La Grande Indonesia dalam koreografinya juga menunampilkan tulisan 'UNTUNGNYA KU TAK PILIH MENYERAH' di sisi kanan dan kiri gambar ilustrasi tersebut.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
