Ernando Ari pernah berjanji setia bersama Persebaya Surabaya saat tanda tangan kontrak pada 2022. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Ernando Ari, kiper andalan Persebaya Surabaya, kerap menyatakan keinginannya untuk setia kepada Green Force sepanjang kariernya.
“Jika Persebaya terus mendukung saya setiap tahun, maka tidak menutup kemungkinan saya bisa one man one club di sini,” ucapnya pada 2022 di kanal YouTube resmi Persebaya Surabaya.
Ernando merasa Persebaya Surabaya adalah rumahnya, klub yang memberi dukungan dan keluarga selama masa-masa sulit, terutama saat dirinya cedera.
Ia mengakui, ketika mengalami cedera, Persebaya Surabaya memberikan jaminan kesehatan terbaik serta program latihan yang sangat membantu pemulihannya.
Hal ini menjadikan Persebaya Surabaya lebih dari sekadar klub, melainkan keluarga besar bagi Ernando.
“Alasan untuk bertahan di sini banyak. Waktu saya cedera, saya diberikan jaminan kesehatan yang terbaik. Saya dibantu untuk menjalani latihan yang baik. Apalagi, tim ini kekeluargaannya sangat dekat,” tegas Ernando penuh keyakinan.
Namun, saat kontraknya akan habis pada 31 Januari 2025, situasi bisa berubah dengan cepat. Mengingat aturan Bosman yang berlaku dalam sepak bola internasional, Ernando akan bebas bernegosiasi dengan klub lain mulai enam bulan sebelum kontraknya habis, tepatnya pada awal Januari.
“Kalau saya sudah nyaman di tempat ini (Persebaya), saya tidak setengah-setengah. Saya berikan semua kemampuan saya. Apalagi, pelatih dan manajemen selalu support saya,” tegas Ernando kala itu.
Aturan Bosman memberi kebebasan bagi pemain dengan kontrak yang hampir habis untuk mulai mencari klub baru tanpa harus meminta izin dari klub lamanya. Situasi ini memberikan kesempatan bagi pemain seperti Ernando untuk menentukan masa depannya sendiri tanpa adanya tekanan dari klub.
Bosman Rule yang diciptakan pada 1995 oleh pesepak bola Belgia Jean-Marc Bosman mengubah peta transfer sepak bola di seluruh dunia.
Jean-Marc Bosman memperjuangkan hak pemain untuk bebas menentukan pilihannya, setelah merasa dirugikan oleh klubnya, RFC Liege, yang menolak melepasnya tanpa biaya transfer.
Bosman berhasil menang di pengadilan setelah lima tahun memperjuangkan kebebasan pemain, yang akhirnya dikenal sebagai Bosman Rule.
Aturan ini mempermudah pemain untuk meninggalkan klub lama secara gratis setelah kontraknya habis, sekaligus memberi kekuatan tawar yang lebih tinggi dalam menentukan gaji dan fasilitas.
Situasi yang sama kini berpotensi dihadapi oleh Persebaya Surabaya terkait kontrak Ernando Ari. Kiper bertalenta ini tentu akan menjadi incaran klub-klub besar, apalagi mengingat kontribusinya yang besar dalam menjaga gawang Persebaya Surabaya dari kebobolan.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
